Zohran Mamdani: Strategi Politik Walikota Muslim Pertama New York
Terpilihnya Zohran Mamdani, politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun, sebagai Walikota New York menciptakan babak baru dalam sejarah politik Amerika Serikat. Kemenangan politisi muda berdarah Pakistan-Uganda ini menjadikannya pemimpin muslim pertama di kota metropolitan terbesar AS.
Analisis KH Athian Ali Terhadap Fenomena Zohran Mamdani
Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) KH Athian Ali memberikan analisis mendalam mengenai strategi politik yang diterapkan Zohran Mamdani. Menurut ulama senior ini, perjalanan politik Zohran sangat fenomenal mengingat awalnya hanya didukung 2% pemilih sebelum akhirnya meraih kemenangan gemilang.
KH Athian Ali menjelaskan, "Zohran berhasil dengan mengangkat isu-isu universal dan berulang kali menegaskan bahwa meskipun dirinya muslim, perjuangannya tidak terbatas hanya untuk kepentingan komunitas muslim saja." Pernyataan ini disampaikan usai mengisi kajian di Masjid Al Fajr Bandung.
Komitmen Melawan Diskriminasi dan Rasisme
Strategi kampanye Zohran Mamdani fokus pada komitmen membela kebenaran dan keadilan secara universal. Salah satu poin utama adalah tekadnya memerangi Islamofobia yang mempengaruhi persepsi masyarakat Amerika terhadap muslim pasca tragedi 11 September 2001.
Menurut KH Athian, Zohran berusaha membalikkan narasi tersebut dengan menyoroti fakta bahwa investigasi tuntas oleh politisi dan ilmuwan Amerika sendiri membuktikan tidak ada keterlibatan muslim dalam tragedi tersebut.
Selain Islamofobia, Zohran juga berkomitmen menghapuskan praktik rasisme yang masih menjadi masalah kronis di Amerika. Isu diskriminasi berdasarkan warna kulit ini menjadi bahan kampanye strategis melawan kebijakan rezim Donald Trump yang dinilai rasis dan anti-Islam.
Artikel Terkait
Finkelstein Bongkar Proyek Nasional Israel di Gaza
Rosela: Dari Halaman Rumah ke Cangkir Teh, Sederhana Tapi Kaya Manfaat
Malam Pergantian Tahun, Pemuda Bogor Gelar Estafet Dakwah
Potongan Gaji untuk Gaji Pejabat: Saat Pajak Bicara dengan Nama Baru