Pohon Tumbang Timpa SDN Tegal Cabe Cilegon, 2 Ruang Kelas Rusak Parah
Kejadian pohon tumbang menerjang bangunan sekolah kembali terjadi. Kali ini, dua ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegal Cabe, Kota Cilegon, Banten, dilaporkan rusak parah setelah tertimpa sebuah pohon ketapang yang tumbang pada hari Jumat. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Peristiwa pohon tumbang di SDN Tegal Cabe ini terjadi bersamaan dengan cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut. Hujan deras yang disertai angin kencang diduga menjadi pemicu utama robohnya pohon berketinggian sekitar 15 meter tersebut.
Kronologi Pohon Tumbang di SDN Tegal Cabe
Menurut penuturan Ketua Tagana Kota Cilegon, Ade Mufrodi, penyebab kerusakan kelas ini adalah kondisi batang pohon yang sudah dalam keadaan keropos. Struktur batang yang sudah tidak kuat ini akhirnya tidak mampu menahan intensitas hujan dan hempasan angin kencang, sehingga menyebabkan pohon tersebut ambruk menimpa gedung sekolah.
Sebuah fakta yang patut disyukuri adalah bahwa waktu kejadian berlangsung setelah jam pelajaran usai. Saat pohon itu roboh, kondisi sekolah sudah dalam keadaan sepi sehingga aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dan yang terpenting, tidak ada siswa maupun guru yang menjadi korban.
Proses Evakuasi dan Dampak pada Aktivitas Belajar
Tim gabungan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan kebencanaan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Tugas mereka adalah membersihkan dan memindahkan batang pohon ketapang yang menimpa bangunan sekolah.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala. Petugas kesulitan memotong batang pohon karena adanya koloni semut rang-rang yang menghuni pohon tersebut. Setelah berhasil diatasi, batang pohon berhasil dipindahkan. Namun, akibat kerusakan yang parah, kedua ruang kelas tersebut untuk sementara tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar.
Menyikapi hal ini, pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan memindahkan sementara proses belajar mengajar siswa ke ruang kelas lain yang masih layak. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan siswa dan memastikan kegiatan belajar tetap berjalan lancar sambil menunggu proses perbaikan ruangan yang rusak.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Sebagai bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, petugas yang berada di lokasi juga melakukan tindakan pencegahan. Mereka memangkas dahan-dahan pohon tinggi lain yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Tindakan ini dinilai penting mengingat cuaca buruk kerap melanda wilayah Cilegon, sehingga risiko pohon tumbang dapat diminimalisir.
Peristiwa pohon tumbang di SDN Tegal Cabe ini menjadi pengingat bagi institusi pendidikan dan pihak berwenang untuk senantiasa melakukan pengecekan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon besar yang berada di sekitar area publik, terutama sekolah, guna mencegah terjadinya musibah yang tidak diinginkan.
Artikel Terkait
Bandara Arung Palakka Buka Lagi, Luncurkan Rute Baru Bone-Morowali
Pengemudi Diduga Ngantuk Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla, Ganti Rugi Rp25 Juta
Residivis Pencuri Motor Ustaz di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa
Kos-kosan di Makassar Hangus Terbakar, Seluruh Penghuni Selamat karena Salat Tarawih