Museum Agung Mesir Resmi Dibuka, Pamerkan 100.000 Harta Karun Tutankhamun

- Minggu, 02 November 2025 | 06:15 WIB
Museum Agung Mesir Resmi Dibuka, Pamerkan 100.000 Harta Karun Tutankhamun

Museum Agung Mesir resmi dibuka untuk umum, mengungkap harta karun Firaun Tutankhamun yang belum pernah dilihat sebelumnya. Piramida Agung Giza kini menjadi rumah bagi salah satu museum terbesar di dunia.

Museum ini berdiri megah di atas lahan seluas 120 hektare, dua kali lebih besar dari Museum Louvre di Paris. Luasnya yang mencengangkan ini menjadikannya destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi di Mesir.

Koleksi Langka Firaun Tutankhamun

Pengunjung dapat menyaksikan 70.000 hingga 100.000 artefak bersejarah, termasuk koleksi khusus dari makam Firaun Tutankhamun. Benda-benda berharga ini sebelumnya tidak pernah dipamerkan untuk publik.

Proyek ambisius yang dimulai sejak 2002 ini akhirnya terealisasi setelah melalui berbagai tantangan. Keterlambatan pembangunan disebabkan oleh faktor biaya, gejolak politik, pandemi COVID-19, dan konflik regional.

Pembangunan museum menelan anggaran mencapai US$1,2 miliar dengan pendanaan utama dari Japan International Cooperation Agency.

Warisan Budaya Mesir untuk Dunia

Perdana Menteri Mostafa Madbouly menyebut museum ini sebagai "hadiah Mesir untuk dunia". Kehadirannya tidak hanya memamerkan keunggulan budaya Mesir kuno, tetapi juga diharapkan dapat memulihkan perekonomian negara.

Profesor Salima Ikram dari Universitas Kairo mengungkapkan, "Mesir Kuno memiliki daya tarik magis bagi semua orang. Bahkan peradaban Yunani, Romawi, dan Fenisia mengakui Mesir sebagai tanah penuh misteri dan pengetahuan."

Museum Agung Mesir tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat Mesir modern dengan warisan leluhur mereka.

"Ini akan membangkitkan kebanggaan nasional yang luar biasa," tambah Prof. Ikram, "dan membawa sejarah Mesir Kuno lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari serta narasi nasional setiap warga Mesir."

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar