Perubahan besar terjadi di tubuh PT Matahari Department Store Tbk. Perusahaan ritel yang sudah dikenal luas itu resmi berganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk. Langkah ini bukan sekadar ganti label, melainkan penanda arah baru. Strateginya jelas: berkembang lebih luas dengan mengoperasikan beragam merek dan konsep belanja.
Meski namanya berubah di tingkat perseroan, jangan khawatir. Operasional di lapangan tetap jalan seperti biasa. Toko-toko Matahari atau Matahari Department Store yang selama ini kita kunjungi, tidak akan hilang begitu saja. Mereka tetap beroperasi dengan identitas masing-masing. Namun begitu, perubahan nama ini menandai babak transformasi perusahaan menuju jaringan ritel yang lebih beragam.
Monish Mansukhani, CEO MDS Retailing, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Menurutnya, perusahaan telah tumbuh melampaui format department store tunggal.
"Kami sekarang mengelola berbagai merek dan konsep pengalaman belanja yang lebih relevan," ujarnya.
Dia menambahkan, komitmen untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen tetap menjadi prioritas utama.
"Kami tetap berkomitmen untuk berinovasi, beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumen, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya dalam pernyataan resmi, Selasa (21/4/2026).
Dengan identitas baru ini, MDS Retailing memang sedang membangun kerajaan ritel yang lebih luas. Portofolionya kini tak cuma Matahari. Ada SUKO, misalnya, yang menawarkan produk esensial sehari-hari dengan desain minimalis dan fungsional. Saat ini, gerai SUKO sudah bisa ditemui di lima lokasi, termasuk Jakarta, Bekasi, dan Surabaya.
Lalu ada ZES. Merek fesyen urban kontemporer dengan estetika modern dan sleek ini hadir melalui dua monostore di Jakarta dan Bekasi. Tidak ketinggalan MU KU, konsep toko yang menyediakan aneka merek terkurasi. Toko-toko MU KU sendiri sudah ada di Jakarta dan Surabaya.
Di sisi lain, pengembangan merek eksklusif atau private label juga terus digenjot. Beberapa nama seperti Nevada, COLE, Connexion, dan Little M akan terus diperkuat. Merek-merek ini menjangkau beragam kategori, mulai dari kebutuhan keluarga kasual hingga gaya hidup yang lebih fashion-forward.
Ke depan, rencananya cukup ambisius. Perusahaan akan mengembangkan semua konsep tadi menjadi jaringan yang lebih luas dan terintegrasi. Tujuannya ganda: memperkuat posisi di berbagai segmen pelanggan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru. Transformasi ini, jika berjalan mulus, bisa membawa MDS Retailing ke peta persaingan ritel yang sama sekali berbeda.
Artikel Terkait
Mantan Ketua DPRD Laporkan Penulis Buku ‘Gibran End Game’ ke Polda Metro Atas Dugaan Penipuan
Pemerintah Minta Panitia Daerah Persingkat Seremonial Pelepasan Haji Antisipasi Kelelahan Jamaah
Praka Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Tank Israel saat Bertugas di Misi Perdamaian PBB Lebanon
Bandara Madinah Siapkan Layanan Gratis Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jamaah Haji Lansia dan Disabilitas