Ahmad Dhani Sebut Netizen Pengejek Dirinya dan Keluarga Ber-IQ Rendah

- Kamis, 07 Mei 2026 | 05:50 WIB
Ahmad Dhani Sebut Netizen Pengejek Dirinya dan Keluarga Ber-IQ Rendah

Musisi yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Ahmad Dhani, kembali melontarkan kritik tajam terhadap perilaku warganet di media sosial. Ia secara terbuka menyindir pengguna internet yang gemar melontarkan komentar negatif dengan menyebutnya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Dhani saat menanggapi derasnya hujatan yang kerap dialamatkan kepada dirinya dan keluarga, termasuk putrinya, Safeea Ahmad. Menurut pandangannya, fenomena komentar negatif di dunia maya tidak terlepas dari kualitas pendidikan dan pola pikir sebagian pengguna media sosial.

"Netizen itu macam-macam. Ada yang beradab, ada juga yang tidak. Kalau ada yang jahat atau komentarnya tidak masuk akal, ya itu mencerminkan tingkat pendidikannya," ujar Dhani di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

Tidak berhenti di situ, pentolan grup band Dewa 19 itu bahkan menyinggung soal tingkat kecerdasan intelektual sebagai salah satu faktor pemicu munculnya komentar tanpa dasar. Ia menilai bahwa rendahnya kemampuan berpikir kritis membuat sebagian warganet mudah melontarkan opini negatif tanpa pertimbangan yang matang.

"Kita tidak bisa membuat netizen menjadi ber-IQ normal. Ya, seperti kita tahu Indonesia kan ratingnya agak ke bawah soal IQ, jadi, ya, kita harus maklum," tegas Dhani.

Di sisi lain, bagi musisi yang telah puluhan tahun berkarier di industri hiburan ini, serangan di dunia maya merupakan konsekuensi yang harus diterima sebagai figur publik. Meskipun demikian, ia memilih untuk tidak ambil pusing dan justru memandangnya sebagai bagian dari dinamika sosial yang wajar.

Dhani mengaku sudah terbiasa menghadapi berbagai bentuk hujatan selama bertahun-tahun. Menurutnya, sikap mental yang kuat menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah derasnya opini negatif di era digital.

"Selama ini saya anggap itu biasa saja. Namanya juga ruang publik, pasti ada yang pro dan kontra," katanya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar