Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun, kronologi kejadian dimulai ketika Naura diantar oleh seorang kerabatnya ke sekolah pada hari Selasa tersebut. Namun, situasi berubah ketika orang tuanya datang untuk menjemput pada waktu pulang sekolah. Naura tidak terlihat di antara para siswa yang keluar.
Kekhawatiran pun memuncak. Orang tua Naura segera menanyakan keberadaan putrinya kepada guru dan rekan-rekan sekelasnya. Hasilnya mengejutkan, karena baik guru maupun teman-teman menyatakan bahwa Naura tidak hadir untuk belajar di sekolah pada hari itu.
Mengenai spekulasi yang beredar di masyarakat, apakah Naura kabur dari rumah atau menjadi korban penculikan, Ipda Maulana menegaskan bahwa pihak kepolisian belum dapat memastikan motif di balik kejadian ini. "Kami belum bisa mengambil kesimpulan apakah ini kasus kabur atau diculik. Semua kemungkinan masih kami dalami secara mendalam," tutupnya. Investigasi terus dilakukan untuk mengungkap kebenaran dan menemukan Naura Soraya.
Artikel Terkait
Satgas Cartenz 2026 Ungkap Ladang Ganja 226 Batang di Pegunungan Bintang
IHSG Melonjak 2,07%, Catat Kenaikan Mingguan Lebih dari 6%
Uji Jalan B50 Capai 70%, Target Implementasi Juli 2026
KPK Ungkap Awal OTT Bupati Tulungagung Berawal dari Laporan Warga