Kecelakaan Maut Truk di Jalinsum Tebo: 1 Tewas Terjepit, Lalu Lintas Macet Total
Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Kali ini, kecelakaan hebat melibatkan dua truk besar di Kilometer 5 ruas Tebo-Bungo, tepatnya di wilayah Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi. Peristiwa naas ini terjadi pada hari Kamis dan menewaskan satu pengemudi di tempat.
Korban yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai Pinsi, berusia 29 tahun. Ia adalah sopir dari truk PS Canter dengan nomor polisi BG 8690 OF. Pinsi dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian setelah tubuhnya terjepit dasbor kendaraannya akibat kerasnya benturan.
Kronologi Tabrakan Dua Truk di Tebo
Berdasarkan informasi dari saksi mata, kronologi kecelakaan bermula ketika truk Canter yang dikemudikan Pinsi sedang dalam perjalanan dari Kota Jambi menuju Kabupaten Bungo. Dari arah yang berlawanan, datang sebuah truk Fuso dengan nomor polisi B 9588 KIN yang dikemudikan oleh Nelson S (48) dari arah Bungo menuju Jambi.
Alamsyah, seorang rekan korban yang saat itu beriringan dengan truk Canter, memberikan kesaksiannya. Menurutnya, truk Fuso dari arah berlawanan tiba-tiba memasuki jalur mereka.
"Saya dan rekan saya beriringan dari arah Jambi menuju Kabupaten Bungo dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Tiba-tiba di lokasi kejadian, truk Fuso dari arah berlawanan masuk ke jalur kami. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan," ujar Alamsyah.
Korban Tewas dan Luka-Luka
Dampak dari tabrakan tersebut sangat parah. Pinsi, sopir truk Canter, tidak dapat diselamatkan. Ia tewas di tempat kejadian dengan kondisi luka parah dan patah tulang pada bagian kakinya akibat terjepit.
Sementara itu, pengemudi truk Fuso, Nelson S, mengalami cedera berat. Ia segera dilarikan ke Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Syaifuddin Tebo untuk mendapatkan penanganan medis yang intensif.
Dampak Kecelakaan: Lalu Lintas Macet Total
Kecelakaan ini mengakibatkan dampak yang signifikan pada kelancaran arus lalu lintas. Akses Jalan Lintas Sumatera di Tebo sempat terhambat total. Badan jalan tertutup oleh kedua kendaraan besar yang bertabrakan.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tebo turun tangan untuk menangani dampak sekunder. Mereka menyiram jalan yang menjadi licin akibat tumpahan oli dari drum muatan truk Canter. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan di lokasi yang sama.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Penyelidikan Kasus Sea Dragon Sampai ke Aktor Intelektual
Dua Perwira Polres Toraja Utara Ditahan Terkait Dugaan Jaringan Narkoba
Bandara Koroway Batu Beroperasi Kembali dengan Pengamanan Ketat Pasca Insiden Penembakan Pilot
ASDP Terapkan Diskon Tiket dan Tarif Tunggal untuk Mudik Lebaran 2026