Korban Tewas dan Luka-Luka
Dampak dari tabrakan tersebut sangat parah. Pinsi, sopir truk Canter, tidak dapat diselamatkan. Ia tewas di tempat kejadian dengan kondisi luka parah dan patah tulang pada bagian kakinya akibat terjepit.
Sementara itu, pengemudi truk Fuso, Nelson S, mengalami cedera berat. Ia segera dilarikan ke Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Thaha Syaifuddin Tebo untuk mendapatkan penanganan medis yang intensif.
Dampak Kecelakaan: Lalu Lintas Macet Total
Kecelakaan ini mengakibatkan dampak yang signifikan pada kelancaran arus lalu lintas. Akses Jalan Lintas Sumatera di Tebo sempat terhambat total. Badan jalan tertutup oleh kedua kendaraan besar yang bertabrakan.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tebo turun tangan untuk menangani dampak sekunder. Mereka menyiram jalan yang menjadi licin akibat tumpahan oli dari drum muatan truk Canter. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan di lokasi yang sama.
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja