Dia juga menegaskan agar tidak ada lagi keluhan petani terkait pupuk subsidi di masa mendatang.
Ia menyatakan ke depan membeli pupuk tak perlu dengan kartu tani, tetapi cukup dengan KTP saja.
Presiden juga berharap agar Jateng bisa rangking dua kembali dalam produksi beras nasional.
Presiden mengakui bahwa persoalan pupuk merupakan masalah global, terutama karena bahan bakunya sempat terkendala akibat perang antara Rusia dan Ukraina.
Belum lagi, pandemi virus yang memporak-porandakan perekonomian dunia karena krisis euangan dunia, krisis pangan dunia, krisis energi dunia karena Covid.
"Dari lebih 200 negara, ada 96 negara yang sudah menjadi pasien IMF karena 'sakit'.
Baca Juga: Berusia 55 Tahun Lebih, 87 Ribu Guru Honorer Sertifikasi Kemenag Tak Bisa Inpassing
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: banyumas.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Pria di Palopo Meninggal Gantung Diri Usai Tunjukkan Perilaku Mengkhawatirkan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah