United Airlines mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi yang diwajibkan oleh FAA terhadap beberapa pesawat dari 79 unit Boeing 737 Max 9 yang dimilikinya.
Baca Juga: Yanto Waria yang Memutuskan Untuk Tobat Usai Nonton Film Sisksa Neraka, Begini Kisah Hidupnya
Otoritas Penerbangan Sipul Inggris (CAA) mengonfirmasi bahwa tidak ada pesawat Boeing 737 Max 9 yang terdaftar di Inggris.
“Kami telah menulis surat kepada maskapai penerbangan non-Inggris dan asing untuk meminta inspeksi telah dilakukan sebelum beroperasi di wilayah udara Inggris,” tulis mereka di platform X.
Sementara itu, CEO Alaska Airlines Ben Minicucci menungkapkan bahwa ada 65 pesawatnya yang akan dikembalikan ke layanan setelah inspeksi keselamatan.
Baca Juga: Mahkamah Internasional Akan Gelar Sidang Kasus Dugaan Genosida di Gaza, Begini Respon Israel
“Kami bekerja sama dengan Boeing dan regulator untuk memahami apa yang terjadi malam ini, dan akan membagikan kabar terkini seiring tersedianya lebih banyak informasi,” kata Minicucci.
“Keselamatan akan terus mendorong pengambilan keputusan kami saat kami membantu penyelidikan NTSB terhadap Alaska Airlines Penerbangan 1282.”
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: rubicnews.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April