Pada hari Kamis, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan Israel dan mereka yang berada di belakangnya harus menunggu tanggapan yang tak terelakkan terhadap pembunuhan Shukr dan Haniyeh.
Iran dan Hamas juga berjanji akan membalas.
Di Iran, suara-suara yang menuntut balas dendam semakin meningkat sejak pembunuhan Haniyeh.
Pada hari Sabtu (3/8/2024), harian Kayhan melaporkan operasi balasan diperkirakan akan lebih beragam, lebih tersebar dan tidak mungkin dicegat.
"Kali ini, kawasan seperti Tel Aviv dan Haifa serta pusat-pusat strategis dan terutama tempat tinggal sejumlah pejabat yang terlibat dalam kejahatan baru-baru ini termasuk di antara sasarannya," kata Kayhan dalam sebuah tulisan opini.
Sumber: beritasatu
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden