Minggu malam kemarin, Lapangan Pallantikang di Kabupaten Maros tampak ramai dan meriah. Di sanalah, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-34 tingkat provinsi. Tema yang diusung tahun ini cukup menggugah: "Al Qur'an Berdampak Menuju Umat Masa Depan".
Hadir dalam acara pembukaan itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin. Ia turut menyaksikan langsung gelaran dua tahunan yang jadi ajang bergengsi di kalangan penghafal dan pecinta Al-Qur'an ini.
Menurutnya, MTQ bukan cuma soal lomba. Lebih dari itu, ini adalah sarana dakwah yang efektif untuk membumikan kitab suci. "Diharapkan MTQ tahun ini, tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang siap berprestasi hingga tingkat nasional," ucap Andi Akmal.
Untuk diketahui, peserta yang turut serta mencapai 1.044 orang. Mereka berasal dari 24 kabupaten dan kota se-Sulsel. Mereka bakal berkompetisi selama kurang lebih sembilan hari, mulai 12 hingga 18 April 2026 mendatang.
Lombanya sendiri cukup beragam. Ada delapan cabang yang dipertandingkan, mulai dari seni baca Al-Qur'an, qira'at, hafalan, tafsir, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah. Kabupaten Bone mengirimkan kontingen yang tak sedikit: 39 peserta siap unjuk kebolehan di berbagai cabang.
Di sisi lain, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menegaskan hal serupa. Ia bilang, MTQ punya makna yang jauh lebih luas ketimbang sekadar perlombaan.
"MTQ ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kapabilitas umat Islam, sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta. Orientasinya jangan cuma menang.
"Jadikan MTQ ini sebagai ajang meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan hanya mengejar juara. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Suasana malam itu terasa khidmat, meski hawa kompetisi sudah mulai terasa. Para peserta, dengan seragam daerah masing-masing, tampak antusias menyambut hari-hari pertandingan ke depan. Semoga saja, dari ajang ini, lahir bukan hanya juara-juara baru, tetapi juga teladan yang membawa nilai-nilai Qur'ani ke tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Prabowo: Pendidikan dan Pelatihan di Semua Sektor Kunci Utama Kesejahteraan Rakyat
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Bali, Tegaskan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan
Kuasa Hukum: Video Maaf Sarwendah Tak Ada Kaitannya dengan Ruben Onsu
Pemkot Makassar Resmi Terima Hibah Lahan 8.188 M² dari PIP untuk Pengembangan Stadion Untia