Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membela petugas keamanan berinisial FH yang terlibat cekcok dengan sopir mobil Alphard di kawasan halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat. Menurut Pramono, sekuriti itu tidak melakukan kesalahan dan justru menjalankan tugasnya dengan baik.
"Yang pertama adalah untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan," ujar Pramono kepada wartawan, Jumat (24/7). "Bahkan yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali," pujinya.
Pramono mengaku telah berulang kali menyaksikan rekaman CCTV. Dari rekaman itu, ia menilai justru mobil Alphard yang melakukan pelanggaran. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi kepada pihak yang melanggar jika persoalan tidak bisa diselesaikan dengan baik.
"Orang yang melanggar harusnya yang diberikan sanksi. Dan saya sudah minta untuk aparat penegak hukum, kalau kemudian ini tidak bisa diselesaikan secara baik, ya tentunya yang melakukan seakan-akan berkuasa begitu padahal dia salah, itu harus diberi sanksi," katanya.
Keributan antara pengendara Alphard dan petugas keamanan itu viral di media sosial. Peristiwa bermula ketika mobil menerobos lampu merah penyeberangan di depan Hotel Pullman. Petugas keamanan yang tengah membantu penyeberangan menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Teguran itu berujung adu argumen.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan, kedua belah pihak kemudian mendatangi Pospol Thamrin untuk dimediasi. "Sudah diselesaikan secara kekeluargaan dibantu mediasi oleh Kapospol di Pospol Thamrin," kata Braiel, Rabu (22/7). Dalam mediasi, mereka saling memaafkan dan berjabat tangan.
Meski perkara telah selesai damai, Braiel menyebut dugaan pelanggaran lalu lintas berupa penerobosan lampu merah tetap berpotensi dikenai sanksi melalui tilang elektronik (ETLE).
Kasus ini sempat berkembang bahwa FH terpaksa minta maaf hingga bersujud karena ketakutan atas tekanan yang terjadi. Saat ini FH telah didampingi pengacara dari Wiradarma & Partners.
Artikel Terkait
Pramono Sebut Alphard Penerobos Lampu Penyeberangan di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Pelanggaran Lampu Merah di Pelican Crossing Bundaran HI Masih Marak, Pejalan Kaki Terjepit
Trauma Masih Menyelimuti Sekuriti yang Cekcok dengan Pengemudi Alphard di Bundaran HI
Polusinya Pelat Nomor Alphard yang Terlibat Keributan dengan Sekuriti MRT Diselidiki