murianetwork.com: Tak ada sanksi apapun dari PBB hingga membuat, Israel semakin brutal. Bahkan orang yang terbaring sakit di rumah sakit pun dibantai. Tentara Israel masuk rumah sakit di Tepi Barat Palestina dengan menyamar sebagai tenaga kesehatan.
Pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perwakilan Gaza, Dr Rik Peeperkorn buka suara soal tentara Israel yang menyamar menjadi nakes dan menyerang RS Ibn Sina di Tepi Barat, Palestina.
Aksi brutal tersebut menurutnya dapat menimbulkan rasa bahaya dan takut pada warga Palestina, bahkan memengaruhi kepercayaan terhadap petugas kesehatan, rumah sakit, dan sistem kesehatan.
"Penggunaan aset kesehatan untuk tujuan non-kesehatan dianggap sebagai serangan terhadap kesehatan. Menimbulkan rasa takut serta berbahaya bagi petugas kesehatan dan pasien tentang masalah kesehatan dunia," ucapnya saat dalam media briefing yang dilakukan WHO saat membahas masalah kesehatan dunia, dikutip dari YouTube WHO, Jumat (2/2/2024).
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya