HARIAN MASSA - Rusia harus menempatkan senjata nuklirnya di negara-negara sahabat dekat Amerika Serikat (AS). Itu dilakukan sebagai respons atas dugaan rencana Washington untuk memindahkan senjata taktisnya ke Eropa.
Saran tersebut dilontarkan anggota parlemen Rusia Aleksey Zhuravlev.
Komentarnya muncul setelah The Telegraph pada hari Sabtu melaporkan bahwa AS berencana mengerahkan senjata nuklirnya di Inggris untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, untuk melawan peningkatan ancaman dari Rusia.
Baca Juga: Mengerikan, Perang Nuklir Rusia-AS Akan Membunuh 5 Miliar Orang
Dalam sebuah postingan di Telegram, Zhuravlev, yang merupakan wakil ketua pertama komite pertahanan parlemen Rusia dan pemimpin partai Rodina (Tanah Air), menunjukkan bahwa Inggris memiliki senjata nuklirnya sendiri, dan AS telah mengerahkan sebagian dari senjata nuklirnya ke beberapa negara Eropa yang dekat dengan Rusia.
“Oleh karena itu, kecil kemungkinannya bahwa pengerahan tambahan (senjata nuklir ke Inggris) akan berdampak pada lanskap militer-politik,” Zhuravlev memperkirakan seperti dikutip dari RT, Selasa (30/1/2024).
Namun demikian, politisi tersebut menyarankan agar Moskow mempertimbangkan untuk mengerahkan senjata nuklirnya lebih dekat ke AS dan mengirimkannya ke negara-negara sahabat seperti Kuba, Venezuela, dan Nikaragua.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden