Ketika Dunia Memanas, Inilah 10 Negara yang Bisa Jadi Tempat Berlindung

- Jumat, 23 Januari 2026 | 00:25 WIB
Ketika Dunia Memanas, Inilah 10 Negara yang Bisa Jadi Tempat Berlindung

Pulau kecil di Karibia ini punya keuntungan karena profilnya rendah. Ukurannya kecil, jadi gak menarik perhatian. Mereka fokus pada pariwisata dan pertanian berkelanjutan. Politiknya stabil dan cenderung netral. Dengan swasembada pangan yang dijaga, Nevis bisa jadi tempat perlindungan yang tenang.

9. Dominika

Dominika punya medan pegunungan yang jadi pertahanan alam sulit ditembus. Politiknya stabil, ekonominya bertumpu pada pariwisata dan pertanian berkelanjutan. Komunitasnya erat, dan ada program residensi yang ditawarkan.

10. Chili

Bentuk geografis Chili yang memanjang, diapit Andes dan Samudra Pasifik, memberikan perlindungan alami. Negara ini stabil secara politik dan ekonominya tangguh. Kaya sumber daya alam, fokus pada energi terbarukan, dan tata pemerintahannya baik. Semua itu membuat Chili jadi salah satu pilihan terbaik.

Lalu, Kriteria Apa Saja yang Membuat Suatu Negara Dianggap Aman?

Beberapa faktor kunci biasanya dipertimbangkan. Pertama, netralitas politik. Negara seperti Swiss yang enggak ikut campur konflik cenderung lebih aman dari serangan.

Kedua, isolasi geografis. Negara kepulauan atau yang lokasinya terpencil punya penghalang alam samudra luas atau pegunungan yang menyulitkan invasi.

Ketiga, kemampuan pertahanan. Sistem militer yang canggih dan infrastruktur pertahanan yang dipersiapkan dengan baik jelas jadi nilai tambah besar.

Keempat, kemandirian. Negara yang bisa memenuhi kebutuhan pangan dan energinya sendiri tidak mudah terjebak krisis jika rantai pasokan global putus.

Terakhir, stabilitas sosial dan ekonomi. Masyarakat yang rukun, ekonomi yang tahan banting, dan pemerintahan yang efisien membantu suatu negara bertahan di tengah kekacauan.

Tips Bertahan Hidup Jika Perang Benar Terjadi

Menurut Wikihow, perang memang realitas kelam yang kadang harus dihadapi. Ky Furneaux, pakar survival, bilang kuncinya adalah tetap tenang, hindari konflik, dan cepat beradaptasi.

Ini beberapa langkah praktis yang bisa dipertimbangkan:

Pertama, siapkan tas darurat berisi makanan tahan lama, alat pemurni air, P3K, dan kebutuhan dasar lain.

Kedua, segera hubungi keluarga dan teman untuk memastikan kondisi mereka dan koordinasi.

Ketiga, pantau perkembangan lewat sumber berita terpercaya. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya.

Terakhir, tetaplah di tempat yang aman. Jangan gegabah pindah kecuali kamu yakin ada lokasi yang lebih aman dan bisa dituju dengan selamat.

Intinya, bersiaplah tanpa panik. Semoga saja kita tidak pernah sampai menghadapi skenario terburuk itu.


Halaman:

Komentar