Secara geografis, ruas jalan di area tersebut membentang hingga mencapai 900 km.
Pakistan menamai operasi memberantas pasukan pemberontak Iran yang baru-baru ini dilaksanakan sebagai "Marg Bar Sarmachar" yang berarti "(berani) mati bagi gerilyawan".
Untuk menyukseskan misi di wilayah tersebut, pengerahan JF-17 dan J-10 yang dibeli dari China tidaklah cukup.
Kedua jet tempur itu dibantu oleh drone Wing Loong II untuk mengunci ruang pergerakan musuh.
Lantas apa latar belakang Pakistan melakukan aksi serangan terhadap pasukan pemberontak di Iran yang disinyalir hendak menguasai negara mitranya?
Usut punya usut, sebuah serangan rudal balistik di wilayah perbatasan Iran menjadi pemicunya.
Menurut laporan A1, pasukan pemberontak disinyalir melontarkan rudal balistik untuk melakukan aksi semacam "bom bunuh diri".
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April