Larry Page Geser Ellison, Gempita AI Pacu Saham Alphabet Melambung

- Selasa, 25 November 2025 | 13:25 WIB
Larry Page Geser Ellison, Gempita AI Pacu Saham Alphabet Melambung

Larry Page, salah satu pendiri Google, baru saja mengambil alih posisi sebagai orang terkaya kedua di dunia. Pria ini berhasil menggeser Larry Ellison, sang pendiri Oracle, dari posisi yang sudah dipegangnya cukup lama.

Hebatnya, pergeseran ini terjadi berkat reli saham Alphabet, perusahaan induk Google, yang terus meroket selama seminggu terakhir. Momentum kecerdasan buatan (AI) rupanya jadi pendorong utama.

Nah, berdasarkan data dari Forbes, saham Alphabet melonjak 5,8 persen dan menyentuh angka sekitar 317 dolar AS saat pembukaan perdagangan Senin. Ini adalah kelanjutan dari reli minggu sebelumnya yang cukup fantastis, di mana sahamnya naik 8,4 persen. Harganya berhasil terdongkrak dari level 276 dolar AS ke hampir 300 dolar AS.

Di sisi lain, nasib Larry Ellison tak semujur Page. Saham Oracle justru terpuruk, turun 1,5 persen ke level di bawah 196 dolar AS. Padahal sebelumnya, saham ini sudah anjlok sekitar 12 persen dalam dua sesi perdagangan berturut-turut.

Kalau kita lihat pergerakannya dalam beberapa bulan terakhir, saham Alphabet benar-benar seperti roket. Sejak titik terendahnya di 187,82 dolar AS pada 1 Agustus, nilainya sudah melesat 67 persen. Berbanding terbalik dengan Oracle, yang justru terpeleset 43 persen setelah sebelumnya sempat melonjak hampir 36 persen pada 10 September lonjakan terbesar sejak 1992!

Larry Page, yang mendirikan Google bersama Sergey Brin pada 1998, kini diperkirakan memiliki kekayaan bersih sekitar 261 miliar dolar AS. Kalau dirupiahkan, jumlahnya fantastis: sekitar Rp 4.349 triliun.

Kekayaannya memang tumbuh pesat dalam lima tahun terakhir. Bayangkan, dari 50,9 miliar dolar AS di tahun 2020, hartanya melambung menjadi lebih dari 144 miliar dolar AS di awal 2025.

Sementara itu, Ellison yang kini turun ke posisi ketiga orang terkaya dunia, sebenarnya juga mengalami peningkatan kekayaan tahun ini. Hartanya bahkan sempat nyaris menyentuh 400 miliar dolar AS. Sayang, nilai itu turun seiring anjloknya saham Oracle beberapa pekan belakangan.

Kekayaan Ellison saat ini diperkirakan sekitar 248,8 miliar dolar AS, atau setara Rp 4.146 triliun.

Sergey Brin, sang pendiri Google lainnya, juga tak ketinggalan. Pundi-pundinya melesat hingga 236,4 miliar dolar AS (sekitar Rp 3.939 triliun), sehingga ia berhasil melampaui Jeff Bezos dan menduduki peringkat keempat orang terkaya dunia.

Lalu, apa sih yang bikin saham Alphabet begitu perkasa? Ternyata, pasar sangat optimis dengan perkembangan bisnis AI perusahaan ini. Belum lagi, ada kabar mengejutkan dari Warren Buffett.

Perusahaannya, Berkshire Hathaway, baru saja mengungkap kepemilikan saham di Alphabet senilai hampir 5 miliar dolar AS. Ini langkah yang cukup langka, mengingat Buffett jarang berinvestasi di sektor teknologi di luar Apple.

Belum seminggu yang lalu, Alphabet juga merilis model AI terbarunya, Gemini 3. Pengumuman ini langsung disambut pasar dengan kenaikan saham sebesar 6 persen.

Yang tak kalah penting, divisi cloud Alphabet juga menunjukkan kinerja gemilang. Pendapatannya naik 34 persen pada kuartal ketiga tahun lalu. Perusahaan itu bahkan berhasil mencatatkan pendapatan kuartal pertamanya yang menyentuh 100 miliar dolar AS. Sungguh pencapaian yang luar biasa.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar