Ketegangan antara Iran dan Israel kembali memanas setelah serangan rudal Iran dilaporkan menyebabkan kerusakan di salah satu pangkalan udara utama Israel. Pangkalan Angkatan Udara Israel di Ramat David, yang terletak di wilayah utara negara itu, menjadi sasaran dalam gelombang serangan yang terjadi pekan ini.
Seorang pejabat militer Israel mengonfirmasi adanya dampak dari serangan tersebut, meskipun lokasi yang terkena tergolong tidak kritis. "Kami mengkonfirmasi bahwa ada dampak di pangkalan tetapi di area yang tidak kritis," ujar pejabat itu kepada AFP pada Rabu (10/6). Ia menambahkan bahwa tidak ada personel militer yang menjadi korban dalam insiden ini.
Militer Israel saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kerusakan yang terjadi. "Kami sedang menyelidiki apakah itu disebabkan oleh pecahan peluru atau dampak langsung. Kemungkinan besar itu adalah pecahan peluru besar tetapi tidak ada kerusakan pada peralatan atau personel," jelas pejabat tersebut.
Serangan ini menandai eskalasi baru dalam hubungan kedua negara yang sempat mereda setelah gencatan senjata diumumkan pada bulan April. Menurut data militer Israel, Iran menembakkan hampir 30 rudal ke wilayah Israel selama bentrokan tersebut. Sebagai respons, Israel melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah target di berbagai wilayah Iran.
Artikel Terkait
All Cipayung Nusantara Minta Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Digelar Terbuka
Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi demi Kemandirian Bangsa
Trump Ancam Serang Iran Habis-habisan Jika Tak Segera Capai Kesepakatan Damai
Erick Thohir Sambut Shin Tae-yong di Persija: Kehadirannya Dongkrak Level Liga 1