murianetwork.com-Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), menyebut RS Indonesia di Gaza saat ini menjadi markas pasukan Israel.
Hal itu diungkap oleh Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad dalam konferensi pers Mer-C pada Rabu, 20 Desember 2023.
MER-C menyebut bahwa usai gencatan senjata berakhir, seluruh tenaga kesehatan, pasien, dan warga yang berlindung di RS Indonesia dipaksa untuk dievakuasi.
Sebagian dari warga dilaporkan dievakuasi ke rumah sakit wilayah selatan dan tengah Gaza.
"Kemudian RS Indonesia kosong, meninggalkan beberapa peralatan medis berantakan. Akses untuk pergi ke rumah sakit Indonesia juga sangat sulit sekali," ucap Sarbini.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri