Ditanya soal insiden mobilnya yang disebut-sebut menabrak petugas KPK, dia kembali bersikukuh.
“Nggak pernah saya nabrak,” tegasnya.
Namun begitu, fakta di lapangan berkata lain. Saat OTT digelar, Tri Taruna dilaporkan melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Meski sempat lolos, KPK ternyata sudah mengantongi cukup bukti. Mereka pun tetap menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan. Dua alat bukti dianggap telah memenuhi syarat untuk melanjutkan proses hukum.
Kini, semua perhatian tertuju pada ruang pemeriksaan. Bagaimana kelanjutan kasus ini, tentu masih harus kita tunggu.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar