LAMPUNG SELATAN – Puncak arus balik gelombang pertama diprediksi terjadi besok, Selasa 24 Maret 2026. Tapi dari sekarang, suasana di Pelabuhan Bakauheni sudah terasa sangat padat. Volume kendaraan terus merangkak naik, menandai gelombang pemudik yang mulai bergegas pulang.
Menurut Zulvidon, Executive Director Regional Dua PT ASDP Indonesia Ferry, pergerakan kendaraan dari Sumatera menuju Jawa terpantau sangat tinggi. Hanya dalam rentang 14 jam pertama hari ini, Senin (23/3/2026), sudah tercatat 13.145 kendaraan yang menyeberang.
“Kami menyampaikan di H 1 ini tanggal 23 Maret. Jadi yang sudah menyeberang di hari ini reservasi untuk roda 2 kurang lebih 6.000 sepeda motor. Update tadi jam 14.00. Terus untuk kendaraan golongan empat atau roda empat itu 7.145 unit,” jelas Vidon, saat ditemui sore tadi.
Angka itu rinciannya, 6.000 unit untuk sepeda motor dan 7.145 unit untuk mobil. Cukup banyak, bukan?
Nah, di sisi lain, masih ada antrean yang harus ditangani. Hingga pukul 14.00 tadi, kendaraan yang sudah melakukan boarding atau menunggu keberangkatan berjumlah sekitar 9.000 unit. Terdiri dari 4.000 motor dan 5.000 mobil.
Artinya, masih ada sisa sekitar 4.000 kendaraan yang belum naik kapal pada sore hari ini. Perinciannya seimbang: 2.000 motor dan 2.000 mobil.
“Tapi dari reservasi tadi yang sudah boarding sampai dengan jam 14.00 itu untuk motor ada 4.000-an, jadi masih sisa 2.000 lagi. Untuk mobil itu sudah 5.000-an, artinya tersisa hanya 2.000 saja,” pungkas Vidon.
Jadi, meski puncaknya baru besok, aktivitas di Bakauheni hari ini sudah terbilang sibuk sekali. Petugas pun tampak bekerja ekstra untuk memastikan semua penumpang bisa segera melanjutkan perjalanan.
Artikel Terkait
BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Setara Rp32,81 per Saham
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, LPS Genjot Literasi Keuangan