"Intinya, semua produk yang saya jual legal, sudah bersertifikasi BPOM, dan diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Lee. Ia menambahkan dengan penekanan, "Saya belum pernah menjual produk yang tidak berizin dan berpotensi mencelakai masyarakat."
Duka di Balik Konflik Sesama Profesi
Di balik proses hukum yang dijalaninya, Richard Lee mengungkapkan rasa sedih dan kebingungan atas konflik yang melibatkannya dengan Doktif. Ia menyoroti ironi situasi di mana dua orang dengan profesi serupa justru saling melaporkan hingga sama-sama berstatus tersangka.
"Konflik ini melibatkan dua orang dokter, dua rekan sejawat, dan dua orang yang profesinya sama-sama menjual skincare. Tapi dua-duanya malah saling lapor dan sama-sama jadi tersangka. Secara pribadi, saya sedih dan malu," ungkapnya dengan nada prihatin.
Latar Belakang Kasus
Richard Lee seharusnya telah menjalani pemeriksaan pada 4 Februari 2026, namun saat itu ia berhalangan hadir karena sakit. Laporan dari Doktif yang melandasi kasus ini menyangkut dugaan ketidaksesuaian antara klaim promosi dengan izin edar produk skincare dan treatment kecantikan yang dipasarkan Lee. Produk-produk tersebut juga diduga melakukan klaim berlebihan (over claim) yang berpotensi merugikan konsumen. Pemeriksaan hari ini menjadi langkah krusial untuk mengurai lebih jauh kebenaran dari berbagai dugaan tersebut.
Artikel Terkait
Turun Ranjang, Adaptasi Wattpad Viral, Tayang Perdana di RCTI 7 April 2026
Cimoy Nuraini dan Zidan Rap Resmi Menikah di KUA Tangerang
Kim Seon Ho Kembali dengan Drama tvN God Bless the Assemblyman
Virgoun Bantah Isu Perebutan Hak Asuh, Pilih Jalan Co-Parenting dengan Inara Rusli