Richard Lee Penuhi Panggilan Polisi sebagai Tersangka Kasus Skincare

- Kamis, 19 Februari 2026 | 11:30 WIB
Richard Lee Penuhi Panggilan Polisi sebagai Tersangka Kasus Skincare

"Intinya, semua produk yang saya jual legal, sudah bersertifikasi BPOM, dan diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Lee. Ia menambahkan dengan penekanan, "Saya belum pernah menjual produk yang tidak berizin dan berpotensi mencelakai masyarakat."

Duka di Balik Konflik Sesama Profesi

Di balik proses hukum yang dijalaninya, Richard Lee mengungkapkan rasa sedih dan kebingungan atas konflik yang melibatkannya dengan Doktif. Ia menyoroti ironi situasi di mana dua orang dengan profesi serupa justru saling melaporkan hingga sama-sama berstatus tersangka.

"Konflik ini melibatkan dua orang dokter, dua rekan sejawat, dan dua orang yang profesinya sama-sama menjual skincare. Tapi dua-duanya malah saling lapor dan sama-sama jadi tersangka. Secara pribadi, saya sedih dan malu," ungkapnya dengan nada prihatin.

Latar Belakang Kasus

Richard Lee seharusnya telah menjalani pemeriksaan pada 4 Februari 2026, namun saat itu ia berhalangan hadir karena sakit. Laporan dari Doktif yang melandasi kasus ini menyangkut dugaan ketidaksesuaian antara klaim promosi dengan izin edar produk skincare dan treatment kecantikan yang dipasarkan Lee. Produk-produk tersebut juga diduga melakukan klaim berlebihan (over claim) yang berpotensi merugikan konsumen. Pemeriksaan hari ini menjadi langkah krusial untuk mengurai lebih jauh kebenaran dari berbagai dugaan tersebut.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar