Pengalaman hidup, katanya, mengajarkannya untuk lebih rasional dalam mengambil keputusan terutama soal hubungan. Baginya, berpikir jernih dan mengenali tanda-tanda ketidaksehatan adalah kunci.
“Jadi lebih berpikir. Jadi ya dipaksain aja kalau emang udah tau ini enggak bagus, ada maksud yang enggak baik juga, ya kita cabut lah,” tegas penyanyi dan aktris itu.
Memutuskan untuk “cabut” memang tidak gampang. Namun, Gisel menilai langkah itu perlu demi kesehatan mental dan emosional seseorang. Apalagi jika sudah tercium ada manipulasi atau ketidaktulusan.
Di sisi lain, mantan istri Gading Marten itu juga menekankan soal proses penyembuhan. Jangan buru-buru terjun ke hubungan baru sebelum benar-benar pulih.
“Kita, maksudnya kita harus keluar dari situ dan memulai sesuatu yang sehat setelah selesai sembuh, gitu,” tuturnya.
Pengakuan Gisel ini sekaligus mengingatkan kita: love bombing bisa menimpa siapa saja, tanpa pandang bulu. Yang penting adalah keberanian untuk mengenali polanya, lalu berpikir dingin, dan akhirnya mengambil keputusan terbaik untuk diri sendiri. Dengan logika dan kesadaran akan hubungan yang sehat, dampak buruknya bisa dihindari.
Artikel Terkait
Chikita Fawzi Dicopot Mendadak dari Petugas Haji, Impian Tiga Tahun Pupus
Na Daehoon Buka Suara: Diam Bukan Bukti Kesalahan
Reza Arap Hadapi 30 Pertanyaan Polisi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah
Tabung Whip Cream Jadi Titik Terang Misteri Meninggalnya Lula Lahfah