Haru dan Tangis Ibu Melepas Lucky Widja ke Peristirahatan Terakhir

- Senin, 26 Januari 2026 | 13:45 WIB
Haru dan Tangis Ibu Melepas Lucky Widja ke Peristirahatan Terakhir

Sepanjang acara, air mata ibu Lucky tak pernah kering. Tangisnya akhirnya pecah berderai-derai saat jenazah putranya mulai diturunkan ke liang lahat. Ia berusaha mendekat, tubuhnya limbung. Beberapa orang harus memeluk dan menahannya agar tidak ikut terjatuh. Isak tangisnya yang pilu bahkan masih terdengar jelas, bersahutan dengan lantunan adzan yang berkumandang.

Doa dan bacaan ayat suci terus mengalir selama tanah mulai menutup. Sekitar pukul 12.15, pengurusan makam pun selesai. Seorang perwakilan keluarga kemudian maju, menyampaikan pesan kepada semua yang hadir.

Usai semua prosesi, istri, anak, dan sang ibu mendekati gundukan tanah baru itu. Mereka menaburkan bunga sebagai tanda perpisahan terakhir. Sang ibu masih tak kuasa, tangisnya kembali pecah saat melepas kepergian anak lelakinya untuk selamanya.

Lucky Widja menghembuskan napas terakhir di usia 49 tahun. Ia meninggal dunia sehari sebelumnya, Minggu 25 Januari 2026 pukul 22.26 WIB, di Rumah Sakit Halim setelah sebelumnya berjuang melawan penyakit TB ginjal.


Halaman:

Komentar