Kondisinya tampak memprihatinkan. Dokter yang akrab disapa Doktif itu datang ke Polres Jakarta Selatan dengan kursi roda, lengkap dengan infus yang masih menempel di tangannya. Ia mengaku sedang dilanda stres berat.
Namun begitu, sumber tekanan itu ternyata bukan berasal dari kasus hukum yang sedang ia hadapi sendiri. Menurut pengakuannya, yang justru membebani pikirannya adalah nasib Richard Lee, rekan sejawat yang ia laporkan ke polisi atas dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.
"Jujur, Doktif stres banget," ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis lalu.
"Stresnya bukan karena kasusnya Doktif ya, tapi lebih kepada memikirkan teman sejawat Doktif."
Ia tak bisa mengelak bahwa Richard Lee tetaplah seorang kolega. Ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun yang dihadapi Lee terus menghantui benaknya. Baginya, itu bukanlah perkara ringan.
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Ogah Kasih Wejangan, Cukup Kirim Instagram untuk El Rumi
Kemeja Kotak Ammar Zoni di Sidang, Sentuhan Dokter Kamelia di Baliknya
Dari Lari 10K ke Maraton: Raffi Ahmad Ungkap Titik Balik Hidupnya
Ratih Puspita Dewi Ungkap Luka 24 Tahun Asuh Ressa, Denada Tak Pernah Sekali Tanya Kabar