Diah Permatasari mengaku tak punya bayangan sama sekali soal kejadian yang menimpa Aurelie Moeremans sekitar tahun 2013 lalu. Kala itu, Aurelie disebut menjadi korban child grooming oleh seorang aktor senior.
Kisah kelam itu baru terbuka setelah Aurelie menuliskannya dalam buku Broken Strings. Buku itu mengurai satu per satu pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya, diperdaya oleh sosok bernama Bobby.
Menariknya, salah satu latar waktu dalam buku itu berkisar pada tahun 2013, saat Aurelie tengah syuting sinetron Magic. Nah, di sinetron inilah Diah Permatasari pernah menjadi lawan mainnya.
Di acara Rumpi No Secret belum lama ini, Diah pun membongkar kembali ingatannya tentang masa syuting dulu. Ia mengaku tak terlalu dekat dengan Aurelie, tapi ada satu hal yang sempat ia sadari: selalu ada sosok pria yang mengawasi Aurelie di lokasi.
“Ada yang jaga pada saat itu,” ujar Diah memulai ceritanya di Rumpi No Secret Trans TV, Senin (19/1/2026).
“Saya baru inget ini semua, jujur. Judulnya aja saya lupa sampai googling. Yang saya inget sutradaranya Nayato,” lanjutnya.
Diah baru benar-benar paham apa yang terjadi setelah membaca Broken Strings. Meski belum tamat, ia sudah merasakan sesak yang luar biasa.
“Nyesek banget loh, belom kelar itu. Karena saya pernah muda. Kita pernah jaman dulu jatuh cinta. Kita kalau udah cinta, jangankan dikasih tau orangtua aja kita ga mau denger,” tutur Diah.
Artikel Terkait
Dari Panggung ke Dewan Pertahanan: Perjalanan Tak Terduga Noe Letto
Badai Grooming atau Pelecehan? Rian DMasiv Dituding Pengguna Threads
Ali Fikry Ungkap Kehangatan Keluarga di Balik Layar Esok Tanpa Ibu
Tamara Tyasmara: Olahraga 4 Jam Sehari Demi Berat Badan Ideal di Layar Kaca