Arya Vasco dan Cinta Laura Ungkap Makna Natal yang Tak Biasa

- Selasa, 23 Desember 2025 | 16:30 WIB
Arya Vasco dan Cinta Laura Ungkap Makna Natal yang Tak Biasa

Beberapa hari lalu di kawasan Senayan, Arya Vasco dan Cinta Laura tampak santai. Saat berbincang, obrolan pun mengalir ke topik perayaan Natal. Ternyata, bagi pasangan selebriti ini, momen tersebut punya makna yang cukup personal dan jauh dari kesan seremonial yang biasa kita bayangkan.

Yang menarik, mereka mengaku tidak punya kebiasaan tukar kado. Bagi Vasco, hal yang jauh lebih utama adalah kebersamaan itu sendiri.

"Kita enggak tukar kado," ujar Arya Vasco.

"Tapi maksudnya, kebetulan dari keluarga ayah aku dulu kita sempat ngerayain. Mungkin dengan cara dinner aja," sambungnya, menjelaskan bahwa sekadar makan malam bersama sudah cukup menciptakan kehangatan.

Pandangan serupa datang dari Cinta Laura. Bagi perempuan dengan latar belakang multikultural ini, Natal lebih merupakan tradisi budaya ketimbang perayaan religius yang kaku. Ia lalu membandingkannya dengan pengalaman masa kecilnya.

"Iya, kalau di keluarga aku kan Natal lebih dilihat sebagai suatu hal yang mengarah ke kebudayaan, jadi bukan secara religius," kata Cinta Laura.

"Karena di Jerman, apapun agamanya, Christmas itu rasanya seperti Idul Fitri di sini. Intinya orang-orang kumpul," jelasnya lebih lanjut.

Dengan latar belakang seperti itu, wajar jika perayaan di keluarganya berjalan sederhana dan inklusif. Fokusnya murni pada kebersamaan.

"Jadi kalau di keluarga aku, kita biasanya Christmas Eve dinner aja. Itu pun lebih untuk melakukan sesuatu sebagai keluarga daripada perayaan agama tertentu. Soalnya mama aku juga Muslim, gitu," sambung Cinta.

"Jadi ya, kita ngerayain Christmas tuh bukan seperti orang pada umumnya."

Pendekatan ini rupanya sejalan dengan apa yang dirasakan Arya Vasco. Menurutnya, yang mereka tonjolkan adalah sisi keceriaan dan suasananya, bukan aspek ritual keagamaannya.

"Untuk festivity-nya lah," kata Vasco menegaskan, "bukan untuk dari sisi religinya."

Di sisi lain, keduanya juga menyentuh soal hubungan dengan keluarga masing-masing. Ternyata, semuanya sudah berjalan sangat natural tanpa perlu pendekatan khusus.

"Kayaknya aku udah sering ketemu mama papa dia. Dia juga udah sering ketemu papa mama aku," ujar Cinta Laura terkait keluarga Vasco.

"Jadi enggak perlu ada pendekatan khusus ya, karena udah sering kenal."

Kedekatan yang terjalin dengan sendirinya itu tampaknya menjadi fondasi yang kuat. Dinamika keluarga besar mereka dibangun atas saling kenal dan menghargai perbedaan entah itu budaya atau keyakinan. Dan itu, mungkin, adalah inti perayaan mereka yang sesungguhnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar