Statusnya saat ini adalah tersangka, namun belum ditahan. Kasusnya tetap soal video porno yang sempat viral itu.
Namun begitu, dari sisi Lisa Mariana, ceritanya punya nuansa lain. Dalam pengakuannya, ia merasa proses penangkapannya berlangsung tiba-tiba dan tidak semestinya. Ia mengaku sedang sendirian, tanpa pendampingan kuasa hukum, usai mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalani pemeriksaan di KPK.
"Lisa ditangkap saat dia sendiri tanpa pengacaranya. Dia sendirian tiba-tiba kayak OTT (Operasi Tangkap Tangan)," ujar Lisa.
Perempuan itu tak hanya mengeluhkan proses hukumnya. Ia juga menyentil sebuah ironi. Menurutnya, kasus video pribadinya mendapat sorotan yang jauh lebih tajam dan cepat ketimbang kasus-kasus besar lain, seperti yang menjerat Ridwan Kamil.
"Giliran kasus video cepet, tapi kasus KPK RK lama, Bang?" sindirnya pedas.
Komentar itu seperti meletupkan pertanyaan lain di tengah hiruk-pikuk pemberitaan. Di satu sisi, polisi merasa tindakannya sudah sesuai prosedur karena Lisa dianggap menghambat proses hukum. Di sisi lain, Lisa merasa diperlakukan tidak adil dan menjadi sasaran empuk pemberitaan. Dua narasi ini kini beradu, meninggalkan publik mencerna mana yang lebih mendekati kebenaran seutuhnya.
Artikel Terkait
Di Balik Kemasan Pink, Bahaya Mematikan Gas Whip Pink yang Viral
Pesan Cinta Denada untuk Ressa di Tengah Gugatan Rp7 Miliar
Tangis Reza Arap dan Sirine di Balik Pintu Apartemen Essence
Fico Fachriza Buka Suara: Saya Dulu Manipulatif, Sekarang Cari Cuan