Namun begitu, gelombang pembatalan ini ternyata lebih luas. Menurut sejumlah saksi, sepertinya ada pola yang berulang. Artis Jepang lain juga mengalami nasib serupa di berbagai kota di China.
Ayumi Hamasaki, diva pop legendaris Jepang, harus menelan pil pahit. Konsernya dibatalkan hanya sehari sebelum digelar. Bayangkan kekecewaan para fans yang sudah menanti-nanti.
Tak cuma dia. Pianis jazz ternama Hiromi Uehara juga kena getahnya. Bahkan pertunjukan musikal Pretty Guardian Sailor Moon yang dijadwalkan di Hangzhou dan Beijing pun ikut diberhentikan. Situasinya benar-benar ricuh.
Lantas, apa penyebab semua ini? Banyak pengamat yang menuding memburuknya hubungan diplomatik China dan Jepang sebagai akar masalahnya. Suhu politik memanas setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, membuat pernyataan keras mengenai Taiwan. Ia menyebut Jepang tak akan tinggal diam dan mungkin melakukan intervensi militer jika Taiwan diserang. Pernyataan itu jelas membuat Beijing geram.
Di sisi lain, para penggemar di tanah air hanya bisa berharap. Mereka berdoa situasi politik cepat membaik agar musik dan pertunjukan bisa kembali mengalir, tanpa terhalang oleh ketegangan yang terjadi di antara para pemimpin.
Artikel Terkait
Investor Sate Man Boiyen Tuntut Rully Anggi Akbar: Transfer ke Rekening Pribadi, Janggal!
Kak Seto Berbenah: Refleksi atas Luka Lama di Bawah Sorotan
Anak yang Mengaku Denada Tuntut Rp7 Miliar, Dulu Cuma Diterima 15 Cm di Pintu
Gugatan Rp 7 Miliar Mengguncang, Denada Dituding Telantarkan Anak Sejak Lahir