Ia pun secara khusus meminta netizen untuk berhenti memproduksi teori-teori yang justru memperkeruh suasana. Apalagi informasi yang beredar sudah begitu simpang siur.
Di sisi lain, tim kuasa hukum juga menepis spekulasi yang mencoba mengaitkan kasus ini dengan komunitas atau guru-guru agama yang diikuti Inara. Mereka menegaskan bahwa masalah ini murni urusan personal antara Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Wardatina Mawa.
"Nah ini pun kami tegaskan bahwa tidak ada kaitan dengan komunitas klien kami. Ini nggak ada kaitannya sama sekali, dan tidak ada pun kaitannya dengan guru-guru dari klien kami," tegas Andi.
Sementara itu, Inara sendiri tampak memilih kata-katanya dengan hati-hati. Suaranya lirih namun terdengar jelas. Ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.
"Aku di sini mau menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi, dan untuk semua pihak kalau ada yang masih percaya sama aku, aku berterima kasih dan memohon doanya," tuturnya, mengakhiri pernyataannya.
Pernyataan singkatnya itu meninggalkan kesan mendalam. Seperti sebuah harapan agar badai ini segera berlalu.
Artikel Terkait
Doktor Pariwisata Tersandung Kasus Penipuan Investasi Rp 400 Juta
Gereja Buka Suara Soal Pernikahan Aurelie dan Roby: Ada Pernikahan, Tapi...
Insanul Fahmi Berupaya Pulihkan Rumah Tangga, Minta Kepastian dari Mawa
Doktif Tantang Keadilan Hukum: Saya Lawan Mafia Skincare, Bukan Orang Per Orang