"Tapi kita butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan labfor ya," imbuh Nicolas menambahkan.
Perkembangan mengejutkan justru datang dari sisi pelaku. Polisi telah menetapkan ayah tiri Alvaro sebagai tersangka penculikan. Meski demikian, detail kronologi penemuan jenazah dan penyebab kematiannya masih diselidiki lebih lanjut.
Kisah pilu ini bermula pada 6 Maret 2025 silam. Kala itu, Alvaro mengajak izin salat Maghrib ke masjid dekat rumahnya di Ulujami. Seperti biasa, orang tua mengizinkannya pergi. Tapi siapa sangka, itu menjadi perpisahan untuk terakhir kalinya.
Waktu terus berjalan, tapi Alvaro tak kunjung pulang. Keluarganya pun mulai cemas. Pencarian segera dilakukan, termasuk menanyai teman-teman sepermainannya. Hasilnya nihil. Tak ada yang melihat Alvaro selama salat Maghrib berlangsung. Akhirnya, laporan kehilangan pun dibuat.
Menurut keterangan kakek Alvaro, Tugimin, ada informasi penting dari marbut Masjid Al-Muflihun tempat Alvaro terakhir terlihat. Sang marbut menyaksikan cucunya dibawa pergi seorang pria yang mengaku sebagai ayah kandungnya.
Artikel Terkait
Inara Rusli Buka Suara: Saat Itu Saya Tak Pikirkan Dia Sudah Beristri
Adly Fairuz Diduga Palsukan Identitas Jenderal untuk Tipu Calon Taruna Akpol
Video Viral Intimidasi Warga Buka Borok Pengelolaan Dana Desa di Garut
Impian Biarawati yang Berubah Jadi Sorotan Hollywood: Kisah Anne Hathaway