"Setiap garis dan warna itu punya ceritanya sendiri," begitu kira-kira penjelasan yang beredar dari lingkaran dalamnya. Meski tak diungkapkan secara detail, cukup jelas bahwa keputusan menghapus tato ini adalah bagian dari proses menutup luka lama.
Di sisi lain, langkah Sheila ini menuai beragam respons dari penggemarnya. Ada yang mendukung penuh, ada pula yang merasa sedikit kehilangan bagian dari identitas sang artis yang selama ini mereka kenal. Tapi pada akhirnya, ini adalah pilihan pribadi yang sepenuhnya berada di tangan Sheila.
Proses penghapusan tato sendiri masih akan berlanjut beberapa sesi ke depan. Butuh waktu dan kesabaran sebelum bekas tato itu benar-benar hilang dari kulitnya. Sama seperti kenangan yang dibawanya – butuh waktu untuk benar-benar ikhlas melepaskan.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Tegaskan Programnya Bukan Pencitraan, Tapi Kewajiban
Dari Claudia hingga Cannes: Jejak Panjang Kirsten Dunst di Balik Layar
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan