Kasus yang menyangkut proyek-proyek DJKA ini jangkauannya luas. Proyeknya tersebar dari Sumatera, Jawa Barat, terus ke Jawa Tengah. Ada juga ruas Solo-Yogyakarta, Jawa Timur, sampai ke Sulawesi. Nah, di sinilah peran mantan menhub itu dibutuhkan.
"Kami perlu penjelasan soal pelaksanaan dan plotting pekerjaan di semua lokasi tadi. Mengingat kapasitas beliau sebagai menteri saat proyek berjalan," ungkap Budi Prasetyo.
Tak cuma itu, nantinya keterangan ini akan dikonfirmasi silang dengan pihak lain. Termasuk dengan DPR RI, khususnya Komisi V yang jadi mitra kerja Kemenhub.
Dalam perkara ini, KPK sudah lebih dulu menetapkan Sudewo (SDW) sebagai tersangka. Sayangnya, detail lebih jauh soal materi pemeriksaan Budi Karya Sumadi masih ditutup rapat. Budi Prasetyo hanya menegaskan, proses pemeriksaan memang digelar di BPKP Semarang dan melibatkan beberapa saksi sekaligus.
Artikel Terkait
Duo Z Pasrah dan Siap Tampil Maksimal di Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Ahli Tegaskan GERD Bisa Sembuh Total dengan Penanganan Komprehensif
Ayah Vidi Aldiano Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Mendiang
Doa Mustajab di Hari ke-19 Ramadhan, Ini Bacaan dan Anjuran Berdoa