Ahli Tegaskan GERD Bisa Sembuh Total dengan Penanganan Komprehensif

- Senin, 09 Maret 2026 | 17:50 WIB
Ahli Tegaskan GERD Bisa Sembuh Total dengan Penanganan Komprehensif

JAKARTA – Isu tentang GERD yang bisa sembuh total kerap beredar. Mitos, atau justru fakta medis? Pertanyaan ini dijawab tegas oleh Prof Ari Fahrial Syam, seorang ahli penyakit dalam. Menurutnya, klaim kesembuhan total untuk GERD itu benar adanya.

Jadi, anggapan bahwa GERD adalah vonis seumur hidup, itu keliru. Lantas, bagaimana caranya? Kuncinya ada pada penanganan yang komprehensif.

“Obat GERD itu menghilangkan gejala juga komplikasinya. Lalu, ubah gaya hidup, kalau merokok, stop merokok. Kalau minum alkohol, stop juga,” tegas Prof Ari dalam sebuah diskusi kesehatan bersama Primaya Hospital di Jakarta.

Ia melanjutkan, faktor lain yang tak kalah penting adalah mengendalikan berat badan. “Yang terpenting lainnya adalah menurunkan berat badan jika sebelumnya berlebihan. Kemudian usahakan untuk diet rendah lemak, karena lemak yang berlebih bisa meningkatkan risiko keparahan GERD,” tambahnya.

Di sisi lain, rutinitas sehat seperti olrajaga teratur, tidur cukup, dan manajemen stres yang baik juga punya peran besar. Intinya, kalau semua langkah ini dijalankan secara konsisten dan jadi kebiasaan, GERD bisa dikendalikan. Bahkan, sembuh total.

Nah, selain soal gaya hidup, ada aspek medis yang tak boleh diabaikan. Bagi penderita, minum obat penekan asam lambung secara rutin sampai tuntas sangatlah krusial.

Saat ini, muncul obat-obatan baru golongan P-CAB seperti Vonoparazan, Tegoprazan, dan Fexuprazan. Obat ini disebut-sebut jadi angin segar, terutama untuk pasien yang terkait bakteri helicobacter pylori.

“Sekarang ini sudah eranya P-CAB. Jadi, melihat bahwa 20 persen pasien-pasien yang diobati dengan obat yang sebelumnya itu gagal, jadi ini menjadi harapan buat penderita GERD, ada obat baru,” papar Prof Ari.

Menurutnya, puasa dan menjaga asupan protein juga bisa membantu penanganan GERD. Gabungan semua metode itulah gaya hidup sehat, obat yang tepat, dan disiplin yang pada akhirnya memungkinkan kesembuhan total.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar