Doa Mustajab di Hari ke-19 Ramadhan, Ini Bacaan dan Anjuran Berdoa

- Senin, 09 Maret 2026 | 04:40 WIB
Doa Mustajab di Hari ke-19 Ramadhan, Ini Bacaan dan Anjuran Berdoa

JAKARTA – Puasa Ramadhan kini sudah menginjak hari kesembilan belas. Bagi umat Islam, momen ini tentu sangat spesial. Ramadhan bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga, lho. Ini adalah bulan di mana doa-doa mustajab, waktu yang tepat untuk kita lebih khusyuk memanjatkan harapan pada-Nya.

Nah, buat yang sedang mencari bacaan doa di hari ke-19 ini, berikut ulasannya. Tapi sebelum itu, ada baiknya kita ingat lagi dasar anjuran untuk memperbanyak doa di bulan suci.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya kurang lebih: Kalau hamba-hamba-Ku tanya tentang Aku, katakanlah bahwa Aku itu dekat. Aku bakal mengabulkan doa orang yang berdoa. Maka, penuhilah perintah-Ku dan berimanlah. Agar mereka mendapat petunjuk.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menguatkan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau bersabda:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

Intinya, setiap hari di Ramadhan Allah membebaskan banyak orang dari neraka. Dan setiap muslim punya doa yang pasti dikabulkan. Hadits ini diriwayatkan Al Bazzar dan dinilai kuat.

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Berdoalah dengan penuh keyakinan.

Doa Ramadhan Hari ke-19

Ini bacaan yang bisa diamalkan:

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîn.

Artinya: “Ya Allah, limpahkan untukku bagian dari berkah Ramadhan ini. Mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Engkau halangi aku dari menerima kebaikan-kebaikannya. Wahai Dzat yang memberi petunjuk pada kebenaran yang nyata.”

Doa ini sederhana, tapi maknanya dalam banget. Kita meminta bagian berkah, kemudahan, dan yang paling penting, agar diterima semua amal baik kita. Inti dari segala ibadah, kan?

Memang, Ramadhan sering disebut sebagai bulan doa. Momentumnya sangat pas. Udara spiritualnya beda. Menurut sebuah hadits, ada tiga golongan yang doanya nggak bakal ditolak.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Pertama, pemimpin yang adil. Kedua, orang yang berpuasa sampai dia berbuka. Ketiga, doa orang yang dizalimi. Doa mereka diangkat ke langit, pintu-pintu langit dibuka lebar, dan Allah berjanji akan menolongnya.

Nah, kita yang sedang puasa termasuk di dalam golongan kedua. Luar biasa, bukan?

Jadi, di sisa Ramadhan ini, mari kita perbanyak doa. Panjatkan dengan rendah hati dan penuh harap. Semoga setiap kalimat yang kita ucapkan sampai ke hadirat-Nya, dan kita semua bisa meraih keberkahan hingga hari kemenangan nanti.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar