Ibu Firdha Razak Duga Menantu Gunakan Guna-guna terhadap Rafi Ikhsan

- Jumat, 06 Maret 2026 | 11:00 WIB
Ibu Firdha Razak Duga Menantu Gunakan Guna-guna terhadap Rafi Ikhsan

JAKARTA Kecurigaan itu menumpuk, pelan-pelan, di benak Firdha Razak. Aktris senior itu memperhatikan kondisi putranya, Rafi Ikhsan, yang kian hari kian payah. Tubuhnya yang dulu aktif, kini nyaris tak berdaya. Dalam hati kecilnya, Firdha mulai menaruh curiga. Ada apa, sebenarnya? Dugaan kuatnya mengarah pada satu nama: Vina Luciana, sang menantu. Dia menduga ada praktik perdukunan yang dikirimkan wanita itu kepada Rafi.

Kecurigaan itu bukannya tanpa alasan. Semuanya berawal dari temuan-temuan aneh di rumah mereka. Rafi sendiri yang menemukan benda-benda tak lazim. Bukan di sembarang tempat.

"Rafi menemukan di pakaian anaknya itu ada rajah, ada foto Vina sama laki-laki itu, dan CD (celana dalam) laki-laki itu," ujar Firdha dengan suara lirih di Polda Metro Jaya, belum lama ini.

"Cuma yang CD-nya itu karena Rafi merasa bukan punya dia, dibuang langsung," tambahnya.

Belakangan, informasi-informasi lain pun berdatangan. Melalui pesan singkat, sejumlah orang yang mengaku kenal memberi tahu Firdha soal rekam jejak keluarga Vina yang disebut lekat dengan hal-hal mistis. Ini semakin menguatkan perasaannya.

"Ada seorang saksi yang men-DM saya, katanya 'Dari dulu emang main dukun, makanya juga gitu. Dulu emaknya ngajakin anak-anak yang lain ke Banjarnegara katanya bagus susuknya'," cerita Firdha.

"Jadi kita bukan menuduh, tapi menduga karena banyaknya informasi," tegasnya, mencoba menjelaskan posisinya.

Baginya, penurunan kesehatan Rafi terasa sangat tidak wajar. Sang ibu hanya bisa melihat pria yang biasanya sehat itu kini bergantung pada kursi roda.

"Rafi seminggu ini kalau jalan tuh pakai kursi roda, terus kakinya sakit. Dia benar-benar kondisinya kayak sudah nggak kuat jalan," keluhnya, suara penuh keprihatinan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar