JAKARTA – Di hari kedua belas Ramadhan ini, ada sebuah doa yang sangat dianjurkan. Intinya, kita memohon agar aib ditutup dan digantikan dengan hiasan kebaikan. Sebuah permohonan yang dalam, bukan?
Memang, puasa bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga. Bulan suci ini adalah kesempatan emas untuk menumpuk amal shaleh, meraih pahala, dan tentu saja, pengampunan. Di tengah segala kesibukan ibadah, jangan sampai lupa untuk menyempatkan diri berdoa. Itu adalah bentuk penyucian diri sekaligus permohonan langsung kepada Yang Maha Kuasa.
Ngomong-ngomong soal doa, Allah SWT sendiri sudah menjanjikan kedekatan-Nya. Seperti tertulis dalam Surat Al Baqarah ayat 186:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya kurang lebih: Kalau hamba-hamba-Ku tanya tentang Aku, katakanlah Aku dekat. Aku bakal kabulkan doa orang yang berdoa. Maka, penuhilah perintah-Ku dan berimanlah, biar mereka selalu di jalan yang benar.
Janji itu ditegaskan lagi lewat sebuah hadits. Menurut riwayat Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah SAW pernah bersabda:
إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ
Artikel Terkait
Studi 43 Tahun: Minum Kopi 2-3 Cangkir Sehari Turunkan Risiko Demensia hingga 18%
Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Langsung Konsumsi Gula Saat Buka Puasa
Riski Permadi Terhenti di Babak Enam Besar Cahaya Muda Indonesia
Menkes Ingatkan Bahaya Sahur dengan Mi Instan Plus Nasi, Bisa Lemas dan Cepat Lapar