MURIANETWORK.COM - Kurma telah lama menjadi panganan wajib saat berbuka puasa, terutama di bulan Ramadhan. Buah yang identik dengan Timur Tengah ini bukan sekadar tradisi, melainkan pilihan berbuka yang didukung oleh anjuran agama dan pertimbangan medis. Lantas, apa sebenarnya yang membuat kurma begitu istimewa dan direkomendasikan untuk mengawali buka puasa?
Rekomendasi yang Berlandasan Ilmu Pengetahuan
Anjuran mengonsumsi kurma saat berbuka tidak hanya bersifat religius. Para ahli kesehatan secara konsisten merekomendasikannya karena buah ini padat gizi, tepat untuk mengembalikan energi setelah berpuasa seharian. Tubuh yang lemas membutuhkan asupan yang cepat diserap namun tetap kaya manfaat, dan kurma menjawab kebutuhan tersebut.
Kandungan Nutrisi yang Padat dan Seimbang
Kurma adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Yang menarik, kadar gulanya relatif lebih rendah dibandingkan kesan manisnya, dan didukung oleh senyawa polifenol yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Kombinasi ini membantu tubuh melawan peradangan selama menjalani ibadah puasa.
Tak hanya itu, buah ini juga kaya akan serat, vitamin A, B6, C, serta berbagai mineral penting. Kandungan seratnya yang tinggi memberikan rasa kenyang lebih lama, mencegah kita makan berlebihan saat waktu berbuka tiba.
Artikel Terkait
Panduan Lengkap Atasi Lupa Password dan Daftar UTBK SNBT 2026 di Portal SNPMB
Virgoun Akui Proses Hukum dengan Inara Rusli Masih Berjalan
Lyodra Ginting Rilis Single Rohani Perdana Melodi Cinta-Mu Tuhan
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa 7 Jam sebagai Saksi Kasus DSI Rp2,4 Triliun