Lyodra Ginting Rilis Single Rohani Perdana Melodi Cinta-Mu Tuhan

- Jumat, 03 April 2026 | 13:15 WIB
Lyodra Ginting Rilis Single Rohani Perdana Melodi Cinta-Mu Tuhan

Jakarta - Bagi penggemar musik tanah air, nama Lyodra Ginting mungkin identik dengan lagu-lagu galau yang mendayu. Tapi siapa sangka, penyanyi bersuara emas itu kini menghadirkan sesuatu yang benar-benar berbeda. Pada 3 April 2026 lalu, Lyodra secara resmi merilis single rohani pertamanya, "Melodi Cinta-Mu Tuhan".

Lagu ini bukan cuma sekadar rilis biasa. Ada beberapa hal yang bikin ia istimewa. Pertama, liriknya ditulis langsung oleh Liliana Tanoesoedibjo. Kemudian, ada sentuhan magis dari violinist internasional, Iskandar Widjaja, yang ikut mengisi kolaborasi. Di satu sisi, lagu ini memang ditujukan untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus pada Jumat Agung. Namun begitu, secara pribadi, ini jelas jadi babak baru yang menarik dalam perjalanan karier Lyodra.

Nuansa yang diusung pun terasa khidmat dan dalam. Tema utamanya tentang cinta Tuhan yang agung, sebuah cinta yang diyakini mampu membebaskan manusia dari belenggu dosa. Setiap liriknya dikemas dengan penuh perasaan, menyentuh, dan sangat sesuai dengan makna sakral di balik peringatan Jumat Agung.

Lyodra sendiri tak menyembunyikan antusiasmenya. Saat berbincang di studio rekaman, ia terlihat begitu bersemangat.

"Aku tentu saja merasa sangat terhormat, apalagi bisa berkolaborasi dengan Iskandar Widjaja," ucap Lyodra.

Ia bahkan mengaku langsung jatuh hati pada lagu ini sejak pertama kali mendengarnya di sesi workshop. Rasanya seperti ada chemistry yang langsung klik.

Dibalik layar, proses kreatif lagu ini diproduseri oleh Figgy Papilaya. Kekuatan pesan lagunya juga dipertebal dengan penyisipan ayat Alkitab, "Kuduslah kamu, sebab Aku kudus" (1 Petrus 1:16), yang muncul dalam video musiknya. Sebuah sentuhan yang memberi pondasi makna lebih dalam bagi keseluruhan karya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar