JAKARTA – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang mencapai angka fantastis, Rp2,4 triliun, terus bergulir. Kali ini, sorotan tertuju pada dua nama yang akrab di layar kaca: Dude Harlino dan Alyssa Soebandono. Bukan sebagai tersangka, melainkan sebagai saksi kunci yang diperiksa Bareskrim Polri selama hampir tujuh jam pada Kamis lalu.
Pemeriksaan itu, menurut Katim Penyidik Dirtipideksus Bareskrim, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, berpusat pada kontrak kerja sama mereka dengan DSI. Semua detailnya dikuliti.
"Kami memeriksa kontrak antara mereka dengan DSI, kemudian juga termasuk honor dan sebagainya. Itu semuanya menjadi objek pemeriksaan," jelas Susatyo.
Nah, di sisi lain, penyidik juga berusaha mengukur seberapa dalam keterlibatan pasangan artis ini dalam kegiatan promosi. Pertanyaannya, seberapa besar pengaruh wajah mereka dalam membangun kepercayaan publik untuk menanamkan uang? Itu yang coba digali.
Tak cuma itu, Dude dan Alyssa juga ditanya soal pemahaman mereka sendiri. Apakah mereka benar-benar paham dengan skema bisnis yang mereka iklankan ke masyarakat luas?
"(Penyidik bertanya) Bagaimana mereka memahami business plan daripada DSI ini untuk disampaikan kepada masyarakat secara luas. Tentunya itu yang menjadi hal yang penting untuk kami ketahui dari keterangan kedua saksi tersebut," ujar Susatyo lagi.
Durasi kontrak yang hampir tiga tahun pun jadi perhatian. Waktu yang cukup panjang itu tentu berkaitan erat dengan total nilai honor yang mereka terima. Susatyo menegaskan, pihaknya sadar betul dampak dari peran mereka.
"Tentunya kami memahami bahwa sejumlah banyak para korban lender yang menginvestasikan sejumlah dana, dan mereka sebagai Brand Ambassador sudah bekerja hampir sekitar 3 tahun ya," katanya.
Setelah pemeriksaan selesai, langkah selanjutnya adalah analisis mendalam. Semua keterangan akan dicocokkan dengan bukti lain yang sudah dikumpulkan, termasuk melacak aliran dana dari puluhan rekening yang kini sudah dibekukan. Prosesnya masih panjang, dan semua detail akan menentukan arah penyelidikan selanjutnya.
Artikel Terkait
Menjelang Idul Adha, Hukum Larangan Potong Kuku dan Rambut bagi yang Berkurban
Cinta Kuya Resmi Raih Gelar Sarjana Psikologi dari California State University
Perbedaan Pendapat Ulama soal Larangan Potong Kuku dan Cukur Rambut Jelang Idul Adha
Mantan ART Buka Suara di DPR: Diancam Pisau hingga Kepala Ditendang Majikan Eks Istri Andre Taulany