Mantan ART Buka Suara di DPR: Diancam Pisau hingga Kepala Ditendang Majikan Eks Istri Andre Taulany

- Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB
Mantan ART Buka Suara di DPR: Diancam Pisau hingga Kepala Ditendang Majikan Eks Istri Andre Taulany

Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan Rien Wartia Trigina, atau yang akrab disapa Erin Wartia, mantan istri komedian Andre Taulany, memasuki babak baru setelah seorang mantan asisten rumah tangga (ART) buka suara. Perempuan bernama Herawati itu membeberkan pengalaman traumatis yang dialaminya selama bekerja di kediaman Erin, mulai dari makian kasar hingga ancaman menggunakan pisau.

Pengakuan tersebut disampaikan Herawati dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI pada Senin (18/5/2026). Di hadapan Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni dan sejumlah anggota dewan, ia mengungkapkan bahwa suasana rumah sang majikan sudah terasa mencekam sejak hari-hari pertama ia bekerja. Herawati mengaku kerap menyaksikan rekan-rekan sesama ART dimarahi dan dibentak dengan kata-kata tidak pantas.

“Baru empat hari saya kerja di situ, saya sudah lihat teman-teman ART dimaki-maki. Saya juga sering diomong kasar,” ujar Herawati dalam kesempatan tersebut.

Namun, yang paling mengejutkan adalah pengakuan Herawati mengenai ancaman fisik yang dialaminya. Sekitar seminggu sebelum dugaan penganiayaan terjadi, ia mengaku pernah ditodong pisau oleh Erin. Menurut penuturannya, Erin mengancam sambil membawa pisau dan memintanya bekerja dengan benar.

“Katanya, ‘Kamu kerja di sini jangan tol ya, pakai otak dan jangan macam-macam’,” kata Herawati menirukan ucapan Erin.

Tak berhenti di situ, Herawati juga mengaku mengalami kekerasan fisik yang membuatnya trauma. Salah satu tindakan yang disebut dialaminya adalah bagian kepala ditendang saat peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di rumah tersebut. Pengakuan ini langsung membuat suasana rapat memanas. Ahmad Sahroni bahkan meminta tim kuasa hukum korban mencatat seluruh detail dugaan kekerasan, termasuk ancaman menggunakan senjata tajam.

Sementara itu, Herawati menjelaskan bahwa perlakuan kasar secara verbal dialami hampir semua ART yang bekerja di rumah Erin. Namun, untuk dugaan kekerasan fisik, ia mengaku hanya dirinya yang mengalaminya secara langsung. “Kalau omongan kasar semua ART kena. Tapi kalau kekerasan, saya,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Sahroni sempat memastikan apakah Herawati pernah melawan majikannya selama bekerja. Herawati dengan tegas membantah. “Enggak pernah melawan,” jawabnya singkat.

Di sisi lain, Herawati juga mengaku kabur dari rumah Erin demi menyelamatkan diri usai kejadian dugaan penganiayaan. Akibatnya, sejumlah barang pribadinya seperti telepon genggam, pakaian, hingga kartu tanda penduduk (KTP) disebut masih tertinggal di rumah sang mantan istri Andre Taulany tersebut. Kini, kasus dugaan kekerasan ini terus menjadi sorotan publik, terutama setelah pengakuan soal penodongan pisau dan dugaan tendangan ke kepala ramai diperbincangkan di media sosial.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar