Prajurit TNI Tewas Ditembak di Tempat Hiburan Malam Palembang, Dua Orang Jadi Tersangka

- Minggu, 17 Mei 2026 | 22:00 WIB
Prajurit TNI Tewas Ditembak di Tempat Hiburan Malam Palembang, Dua Orang Jadi Tersangka

Seorang prajurit TNI Angkatan Darat tewas setelah terlibat insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh sesama anggota TNI di sebuah tempat hiburan malam di Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu dini hari, 16 Mei 2026.

Korban diketahui bernama Pratu FAA, personel dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Palembang. Ia menderita luka tembak di bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.30 WIB setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi di Panhead Cafe, Resto, Bar and Live Music sekitar pukul 02.40 WIB. Dalam perkembangan penyelidikan, aparat telah mengamankan dua orang tersangka.

Tersangka pertama adalah Sertu MRR, anggota TNI yang diduga sebagai pelaku penembakan. Sementara itu, seorang warga sipil berinisial DS turut ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyembunyikan barang bukti berupa senjata api.

Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya, Yordania, memastikan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Pomdam II/Sriwijaya.

“Pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Yordania, Minggu, 17 Mei 2026.

Penyelidikan kasus ini masih terus berjalan. Polisi Militer tengah mendalami sejumlah aspek, termasuk motif di balik penembakan, legalitas senjata api yang digunakan, serta kronologi lengkap sebelum insiden terjadi.

Sejumlah langkah telah ditempuh aparat, antara lain memeriksa saksi-saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian, melakukan autopsi terhadap jenazah korban, serta mengumpulkan barang bukti lainnya. Dalam proses pengungkapan, Denpom 2/IV Palembang juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan.

“Proses ini membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara akurat berdasarkan fakta di lapangan,” kata Yordania.

Berdasarkan informasi awal, keributan diduga dipicu oleh senggolan saat korban dan pelaku sedang berjoget di lokasi hiburan malam. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi perkelahian. Pelaku yang disebut sempat dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekannya diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan. Korban langsung terjatuh setelah terkena tembakan di bagian perut sebelah kanan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags