Bulan Dzulhijjah, yang merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Islam, tidak hanya dimuliakan karena statusnya, tetapi juga menjadi ladang pahala yang luas bagi umat Muslim. Berdasarkan kalender Hijriah yang dikeluarkan Kementerian Agama, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, menandai dimulainya momen emas untuk memperbanyak amalan sunah. Bulan ini juga dikenal sebagai Bulan Haji atau Bulan Kurban, karena menjadi waktu utama bagi pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban.
Allah SWT secara tegas menyebutkan kemuliaan bulan-bulan haram dalam firman-Nya di Surah At-Taubah ayat 36, yang menyatakan bahwa di antara dua belas bulan dalam ketetapan-Nya, terdapat empat bulan yang disucikan. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa keempat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada masa lalu, masyarakat Arab dilarang berperang di bulan-bulan ini karena kesuciannya, sehingga Dzulhijjah pun dijuluki sebagai Syahrullah Asham, atau Bulan Allah yang Sunyi.
Keistimewaan Dzulhijjah tidak berhenti di situ. Muhammad Ajib dalam bukunya Fiqih Qurban Perspektif Mazhab Syafi'i menuliskan bahwa bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri selain Ramadhan. Salah satu yang paling menonjol adalah sepuluh hari pertamanya, yang oleh Allah dijadikan sebagai media bersumpah dalam Al-Quran. Amalan di sepuluh hari ini dinilai sangat utama dan paling dicintai oleh Allah SWT.
Secara khusus, Al-Quran menyebut keutamaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah sebagai al ayyam al maklumat, atau hari-hari yang telah diketahui. Imam Asy-Syafi'i menafsirkan bahwa istilah ini merujuk pada sepuluh hari pertama bulan tersebut, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Hajj ayat 28. Lebih dari itu, Allah SWT bersumpah demi malam-malam yang sepuluh dalam Surah Al-Fajr ayat 2, yang oleh para ulama diartikan sebagai sepuluh malam pertama Dzulhijjah.
Rasulullah SAW secara spesifik menyebutkan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan hari-hari paling utama di dunia. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam At-Thabrani, beliau bersabda, "Hari-hari yang paling utama di dunia adalah sepuluh hari (pertama) dari Bulan Dzulhijjah." Ibnu Qayyim Al-Jauziyah bahkan menyimpulkan bahwa siang hari pada sepuluh hari pertama ini lebih utama daripada sepuluh hari terakhir di Bulan Ramadhan.
Keutamaan ini semakin diperkuat oleh hadits riwayat Imam Bukhari dari Abdullah bin Abbas, yang menyatakan bahwa tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain dari sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya Fathul Bari menjelaskan bahwa keistimewaan ini muncul karena berkumpulnya induk-induk ibadah di dalamnya, seperti puasa, salat, sedekah, dan haji, yang tidak terjadi di waktu-waktu lain.
Di sisi lain, bulan Dzulhijjah juga menjadi waktu mustajab untuk berdoa. Imam Asy-Syafi'i menyebutkan bahwa doa dikabulkan pada lima malam istimewa, termasuk malam Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah. Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, seperti takbir, tahlil, tasbih, dan tahmid, terutama pada sepuluh hari pertama. Rasulullah SAW bersabda, "Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir."
Hari Arafah, yang jatuh pada 9 Dzulhijjah, juga memiliki keutamaan luar biasa. Dalam sebuah hadits riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang beliau dan para nabi sebelumnya ucapkan adalah kalimat tauhid. Sementara itu, ibadah kurban pada hari Nahr, atau Idul Adha, merupakan amalan yang paling disukai Allah. Dari Aisyah radhiyallahu anha, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amalan anak Adam pada hari itu yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah kurban, yang kelak akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, rambut, dan kukunya.
Demikianlah sepuluh keutamaan Bulan Dzulhijjah yang sarat dengan pahala besar bagi umat Islam. Momentum ini hendaknya disambut dengan persiapan diri untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Wallahu A'lam.
Artikel Terkait
AS Hapus Kewajiban Visa Bond bagi Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
Mantan Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Ancaman Baru Seperti Covid-19, Sudah Dikenal Sejak 1970-an
The Weeknd Pastikan Konser di Jakarta 26-27 September 2026, Tiket Presale Mulai 18 Mei
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Sambut Kelahiran Anak Pertama, Seorang Putri Bernama Soleil Zephora Ghazali