Prabowo Serukan Pembenahan Internal Aparat Hukum demi Pulihkan Kepercayaan Rakyat

- Minggu, 17 Mei 2026 | 14:15 WIB
Prabowo Serukan Pembenahan Internal Aparat Hukum demi Pulihkan Kepercayaan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan internal di tubuh aparat penegak hukum sebagai langkah fundamental untuk mewujudkan keadilan dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Dalam pernyataannya, Kepala Negara meminta seluruh elemen institusi hukum, mulai dari hakim, polisi, jaksa, hingga tentara, untuk berani melakukan koreksi diri dan membersihkan institusi masing-masing dari praktik penyelewengan. Menurutnya, aparat yang bersih menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh rakyat Indonesia, termasuk kaum buruh.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5). Di hadapan para undangan, Presiden menekankan bahwa aparat negara tidak boleh terlibat atau memberikan perlindungan terhadap pelanggaran hukum, terutama praktik perjudian, narkoba, dan penyelundupan ilegal.

"Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing," tegas Prabowo.

Presiden kembali mengingatkan agar aparat tidak justru menjadi pihak yang berada di belakang praktik penyelewengan. Ia secara khusus menyoroti potensi penyalahgunaan wewenang di kalangan penegak hukum. "Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat backing penyelewengan. Aparat backing penyeludupan, backing narkoba, backing judi," ujarnya.

Sementara itu, Presiden menilai langkah pembenahan internal telah mulai dirintis oleh pimpinan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap reformasi internal terus diperkuat agar institusi penegak hukum semakin profesional, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Prabowo juga mengimbau agar aparat negara kembali pada jati dirinya sebagai pelayan masyarakat.

"Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat," katanya.

Di lokasi yang sama, kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi. Museum ini terdiri atas dua bangunan utama, yakni gedung museum dan rumah singgah. Di dalamnya, sejumlah koleksi pribadi Marsinah terpajang, mulai dari sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Barang-barang tersebut menuturkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini