Demam K-Pop Buka Peluang Bisnis, 5 Kuliner Korea Ini Layak Dicoba

- Senin, 02 Februari 2026 | 12:50 WIB
Demam K-Pop Buka Peluang Bisnis, 5 Kuliner Korea Ini Layak Dicoba

Kalau kamu perhatikan, gerai-gerai kuliner Korea makin menjamur di kota-kota besar. Tren ini nggak lepas dari demam K-Pop dan drama Korea yang terus melanda, terutama di kalangan anak muda. Mereka nggak cuma mengidolakan para artisnya, tapi juga penasaran dengan apa yang disantap di layar kaca. Nah, rasa penasaran itu akhirnya berujung pada mencoba, dan akhirnya jadi kebiasaan. Makan sembari nonton drakor? Rasanya sudah jadi ritual tersendiri.

Di sisi lain, cita rasa makanan Korea ternyata cukup bisa diterima lidah lokal. Paduan pedas, manis, dan gurihnya sepertinya menemukan pasar yang tepat di sini. Makanya, nggak heran kalau banyak yang mulai melirik kuliner Korea sebagai ladang bisnis. Modal bisa dimulai dari yang kecil-kecilan, tapi potensinya cukup menjanjikan.

Nah, buat kamu yang lagi cari ide, berikut beberapa pilihan makanan Korea yang layak dipertimbangkan. Pilihannya beragam, dari yang berat sampai camilan.

1. Tteokbokki: Si Pedas Manis yang Selalu Laris

Ini dia street food legendaris. Tteokbokki itu sederhana: kue beras kenyal yang direbus dalam saus gochujang pedas-manis. Tapi daya tariknya justru di sana. Rasanya kuat dan bikin ketagihan. Yang bikinnya menarik untuk dijual adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa tambahkan apa saja: telur rebus, sosis, fish cake, atau bahkan keju mozzarella yang meleleh. Jadi, satu menu bisa punya banyak varian harga.

2. Korean Fried Chicken: Bukan Ayam Goreng Biasa

Jangan dikira sama dengan ayam goreng biasa. Rahasia ayam goreng Korea ada pada lapisan tepungnya yang super renyah dan tipis, plus aneka saus andalannya. Ada yang pedas menggigit, gurih bawang putih, atau manis mentega madu. Menu ini punya daya tarik massal, cocok untuk semua umur. Bisa dijual paket dengan nasi, atau sekadar untuk camilan. Opsi jualannya juga fleksibel, bisa lewat online atau buka gerai.

3. Corndog Korea: Jajanan Kekinian yang Instagenik


Halaman:

Komentar