Mitos ASI Tak Cukup: Saat Konselor Laktasi Jadi Penyelamat Kepercayaan Diri Ibu

- Kamis, 29 Januari 2026 | 07:06 WIB
Mitos ASI Tak Cukup: Saat Konselor Laktasi Jadi Penyelamat Kepercayaan Diri Ibu

dr. Hayin Naila, seorang konselor laktasi dari HA-Medika Kendal, punya pandangan serupa.

"Mitos ASI tidak cukup ini muncul terutama karena minimnya pemahaman tentang proses laktasi yang normal. Sebenarnya, hampir semua ibu secara fisiologis mampu memproduksi ASI yang cukup. Syaratnya cuma satu: dapat informasi yang benar dan dukungan yang tepat," tegasnya.

Ia menambahkan, ketika seorang ibu paham betul tanda kecukupan ASI dan merasa didampingi, kepercayaan dirinya melonjak. Risiko untuk berhenti menyusui pun bisa ditekan. "Kuncinya ada pada edukasi yang komprehensif," tutupnya.

Jadi, jelas sudah. Mitos bahwa ASI tidak cukup adalah tantangan nyata yang butuh penanganan serius. Konselor laktasi punya peran strategis untuk mengatasinya, lewat pendekatan yang menyeluruh: dari ilmu pengetahuan, pendampingan teknis, hingga sentuhan psikologis. Memperkuat keberadaan dan peran mereka di puskesmas, rumah sakit, maupun komunitas-komunitas adalah langkah penting. Tujuannya satu: menciptakan budaya menyusui yang lebih sehat dan supportive, di mana setiap ibu merasa percaya diri, bukan dihantui keraguan.


Halaman:

Komentar