PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) ternyata sedang merambah jalur bisnis baru. Perusahaan pelat merah itu tak cuma fokus pada panas bumi, tapi kini juga menjajaki peluang di bidang penyewaan mesin dan peralatan untuk sektor pertambangan dan penggalian. Intinya, mereka mau diversifikasi.
Rencananya, PGEO akan menambah klasifikasi usahanya dengan kode KBLI 77395. Kode itu secara spesifik mencakup aktivitas sewa-menyewa alat dan mesin untuk keperluan tambang. Langkah ini bukan tanpa alasan.
Menurut keterangan resmi manajemen yang dirilis Jumat (13/3/2026), strategi ini punya dua tujuan sekaligus.
"Di satu sisi, kami ingin mengoptimalkan pemanfaatan aset yang sudah ada. Di sisi lain, ini cara untuk memperlebar portofolio bisnis dan tentu saja, membuka keran pendapatan potensial baru," begitu kira-kira penjelasan mereka.
Kalau rencana ini berjalan, diversifikasi usaha PGEO diharapkan makin kuat. Tidak hanya itu, ekspansi ini juga dilihat bisa memperkokoh posisi perusahaan. Apalagi, kebutuhan akan layanan penunjang di industri energi dan pertambangan belakangan memang terus naik.
Artikel Terkait
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam untuk Nyepi 2026
Elnusa Siapkan Empat Strategi Dukung Target Satu Juta Barel Minyak per Hari
Investor Asing Masih Melirik Manufaktur Indonesia, Fokus Beralih ke Industri Bernilai Tinggi
PANI Suntik Modal ke Tiga Anak Usaha untuk Kembangkan PIK2