Namun begitu, para ahli tetap mengingatkan. Manfaat yang banyak itu bukan lampu hijau untuk melakukan facial seminggu sekali. Kulit tetap butuh jeda untuk pulih dan memperkuat lagi pertahanan alaminya usai ‘dikerjai’.
Lalu, Seberapa Sering yang Ideal?
Nah, ini patokan umumnya. Mengacu pada siklus regenerasi kulit, kebanyakan dermatolog menyarankan facial dilakukan setiap empat sampai enam minggu sekali. Jarak ini dianggap aman untuk menjaga hasil tanpa membebani kulit.
Bayangkan kalau terlalu sering, apalagi dalam jarak kurang dari sebulan. Skin barrier bisa melemah. Ujung-ujungnya, kulit malah jadi sensitif, gampang kemerahan, dan rawan breakout. Rugi kan?
Jenis Facial Berbeda, Jadwalnya Juga Beda
Perlu diingat, tidak semua facial punya aturan pakai yang sama. Facial dasar seperti hidrasi biasanya aman dilakukan sebulan sekali. Sementara untuk facial yang melibatkan chemical peel, jaraknya perlu lebih panjang, sekitar dua hingga tiga bulan sekali.
Kalau facial khusus jerawat, bisa saja jadwalnya lebih rutin atas rekomendasi dokter. Intinya sih, sesuaikan dengan kebutuhan kulitmu sendiri, jangan cuma ikut-ikutan tren.
Jangan Lupa, Konsultasi Dulu!
Ini poin krusial yang sering dilewatkan. Tidak semua jenis facial cocok untuk semua orang. Makanya, penting banget buat konsultasi dan analisis kulit dulu dengan profesional.
Dengan begitu, kamu bisa dapat rekomendasi perawatan yang pas, baik jenis maupun jadwalnya. Facial yang tepat di waktu yang tepat akan bikin kulit sehat dan seimbang. Sebaliknya, asal coba-coba tanpa panduan malah bisa bikin masalah baru yang nggak perlu.
Artikel Terkait
Hujan Imlek: Mitos Keberuntungan atau Kebetulan Alam Semata?
Lula Lahfah, Selebgram dan Kekasih Reza Arap, Tutup Usia di Usia 26 Tahun
Riset Ungkap Alasan di Balik Dorongan Belanja Saat Menjelang Haid
Waspada Bocor! Ini Cara Ampuh Lindungi Atap Rumah Saat Hujan Tiba