Dalam sebuah keterangan, Syifa mengungkapkan perasaannya.
“Kami sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Semoga setiap proses yang kami jalani ke depan diberi kemudahan dan keberkahan. Kami mohon doa restu agar rencana pernikahan kami dapat berjalan lancar dan menjadi awal yang indah untuk membangun masa depan bersama,” tuturnya.
Suasana Hangat di Tengah Hutan Kota
Acara lamaran mereka memang sengaja dirancang intimate. Menurut sejumlah saksi, nuansa hangat dan penuh makna itu sangat terasa. Mereka memilih Melati Glass House Hutan Kota by Plataran sebagai venue, sebuah tempat yang menghadirkan ketenangan dan suasana hijau.
Pilihan lokasi itu disebut-sebut sangat mencerminkan karakter hubungan Syifa dan El Rumi yang sederhana, penuh kehangatan, dan jauh dari gemerlap yang berisik. Dekorasinya pun mengikuti palet warna warm: putih, krem, beige, hingga coklat muda dan gelap. Semuanya terasa personal dan penuh arti, persis seperti momen yang sedang mereka rayakan.
Artikel Terkait
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty, Wafat Setelah Berjuang Melawan Kanker
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Penyelenggara Siapkan Transportasi Khusus
Kemenkes Prediksi Kasus Kanker di Indonesia Melonjak 70% pada 2050
Doa Khusus Ramadhan Hari ke-22: Mohon Perlindungan dari Siksa Neraka